Pesanan Tak Dibayar, Korban Babak Belur Dihajar

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Polisi menangkap enam pelaku penganiayaan terhadap warga Jumantono, NES (21). Tindakan brutal itu dipicu pesanan burung berkicau yang tidak dibayar korban.

Korban mengalami patah rahang dan babak belur di sekujur tubuhnya. Ia dihajar pelaku berinisial AF warga Jumantono bersama lima orang rekannya, yakni MAP (21) warga Jumantono, MTZ (22) warga Jumantono, ACD (20) warga Kelurahan Jungke, CH (50) warga Jumantono dan AAB (19), warga Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di depan toko kelontong Ibu Narmi di Jalan Raya Karanganyar-Jumapolo, tepatnya di Dukuh Demangan, Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono pada Selasa (23/2) pukul 22.00 WIB.

“Permasalahannya dipicu korban yang membatalkan pesanan. Padahal AF sudah terlanjur menyediakan barangnya dan ditalangi dulu dari uang pribadinya. Pesanannya seekor burung love bird Rp 600 ribu,” kata Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio Wicaksono kepada KRJogja.com, Jumat (19/3/2021).

BERITA REKOMENDASI