PK Ditolak MA, Terpidana Yulianto Segera Dieksekusi Hukuman Mati

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana pembunuhan berantai Yulianto ditolak Mahkamah Agung (MA). Penolakan juga dilakukan MA saat Yulianto mengajukan kasasi dan permohonan grasi ke presiden juga ditolak. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait persiapan pelaksanaan eksekusi hukuman mati.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo Tatang Agus Valleyantono, Kamis (15/4/2021) mengatakan, terpidana kasus pembunuhan berantai menewaskan tujuh orang korban, Yulianto mengajukan PK dan ditolak MA. PK diajukan Yulianto setelah sebelumnya mengajukan Kasasi juga ditolak MA. Kejari Sukoharjo melihat pengajukan PK yang dilakukan Yulianto merupakan hak bagi terpidana dalam menempuh upaya hukum terakhir.

Upaya pembelaan hukum juga pernah dilakukan Yulianto dengan mengajukan grasi ke presiden. Namun upaya grasi tersebut juga ditolak presiden. Terpidana Yulianto dijelaskan Kajari divonis hukuman mati dalam sidang pengadilan.

BERITA REKOMENDASI