Polisi Bekuk Tiga Pelaku Pembacokan Hanif

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Polisi membekuk tiga tersangka pelaku pembacokan terhadap Hanif Taufiqul Aziz warga Kepek Timbulharjo Sewon Bantul. Tiga orang itu yakni  Sd (17) warga Gabusan Sewon Bantul, Ns (25) warga Rendeng Kulon Sewon Bantul serta  Pw (21) warga Kauman Banguntapan Bantul. Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti 1 buah pedang, satu bayonet, sebuah motor Yamaha Mio dan Honda Vario.

Ketiga tersangka mendekam disel tahanan Polsek Bantul. Polisi terus mengembangkan kasus tersebut  untuk mengungkap tindak kejahatan lain yang dilakukan tiga tersangka ini.

Kapolsek Bantul Kompol Paimun SH didampingi Kasat  Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito  HP SIK SH, Jumat (9/9) menjelaskan, pasca pembacokan di depan toko Alfamart Manding Dawang Sabtu (20/9) lalu. Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi dalam peristiwa berdarah itu. Penyidik saat itu langsung memeriksa Pw sebagai saksi dalam kejadian itu. Dalam pemeriksaan itu diperoleh informasi jika dalang pembacokan dua pemuda berinisial Sd dan Ns.  Dengan bekal keterangan itu polisi berusaha melakukan penangkapan. Namun keduanya keburu kabur ke Jakarta.

Mengetahui buruannya kabur, petugas gabungan Polsek Bantul dan Polres Bantul tidak gentar dan langsung melakukan pengejaran ke Jakarta. Pada Kamis (8/9) akhirnya tersangka Sd dan Ns berhasil dibekuk di Perum Kiara Resident Cibubur Jakarta Barat. Sementara Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito mengatakan, akibat kejadian itu korban mengalami luka ditangan, ibu jari serta kepala.

Dijelaskan kasus pembacokan diawali ketika tersangka sedang nongkrong di Taman Gabusan Jalan Parangtrirtis Sewon Bantul. Ketika akan pulang diselatan Taman Gabusan berpapasan dengan korban. Tersangka Pw sempat mendengar jika korban sempat menghardik dengan kata-kata kotor. Tidak terima mendapat perlakukan itu, komplotan penyerang melakukan pengejaran. Namun Sd justru pulang mengambil pedang kemudian baru menyusul. Perkelahian tidak bisa dihindarkan setelah korban berhasil dihentikan didepan toko Alfamart Manding Dawang. Sd langsung turun dari motor kemudian menebaskan pedang secara mambabi buta ke arah korban. Dalam tempo singkat korban ambruk dengan luka ditangan dan kepala. (Roy)

BERITA REKOMENDASI