Polisi Bongkar Bisnis Miras Oplosan di Karanganyar

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Bisnis terlarang penjualan minuman keras (miras) oplosan dan bercukai palsu dibongkar aparat Satreskrim Karanganyar. Berbagai ramuan berbahaya dan sarana pengoplos disita dari tersangka berinisial SY (43) asal Desa Kaling, Tasikmadu.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan aksi pelaku berlangsung delapan bulan terakhir. Tiap bulan mampu memproduksi 200 botol. Ia mengirimnya ke pemesan di Batang dan Madiun. Botol-botol itu ditata per karton isi 24 botol. Lebih lanjut dikatakan, polisi menelusuri praktik ilegal penjualan miras itu dari kasus-kasus penyakit masyarakat yang diungkap.

“Ini hasil kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. Kami sudah melakukan penyelidikan ke pengepul barang hasil produksi dari Tasikmadu itu. Lalu mengarah ke tersangka. Dia membuat miras seolah-olah dari merek-merek terkenal. Kelengkapannya label dan cukai palsu yang dicetak mandiri,” kata Kapolres kepada KRJOGJA.com, Rabu (24/6/2020).

BERITA REKOMENDASI