Polisi Buru Aktor Intelektual Bom Liquid

SLEMAN (KRjogja.com) – Usai meringkus eksekutor bom motor Liquid kini pihak kepolisian dari Polda DIY terua mengusut adanya aktor intelektual di balik insiden yang terjadi pada Selasa (26/10/2016) ini. Polisi mengembangkan kasus tersebut setelah pelaku SYN (55) mengakui bahwa ia mendapatkan pesanan dari seseorang untuk merakit dan membuat bom motor tersebut.

Baca: Pelaku bom liquid ternyata..

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Polisi Frans Tjahyono kepada wartawan Kamis (3/11/2016) mengatakan pihaknya masih terus mendalami siapa aktor intelektual di balik aksi teror bom motor tersebut. Pengembangan itu didasarkan pada pengakuan pelaku SYN yang mengatakan ada pesanan dari seseorang untuk merakit dan meledakkan bom motor.

"Kami lakukan pengembangan dan pelaku ini bilang ada pesanan dari seseorang untuk melakukan. Kami tindaklanjuti dan masih akan mendalami lagi siapa aktor intelektualnya," ungkap Frans.

Hingga saat ini polisi telah memeriksa beberapa saksi yang diduga terkait dengan tindakan tersebut. "Kami periksa juga saksi baik yang ada di TKP maupun hasil pengembangan yakni EWP, IAC, R, AS dan SNJ, kita masih lakukan pendalaman," imbuhnya.

Pencarian aktor intelektual tersebut nantinya diharapkan dapat membuka motif sebenarnya pelaku nekat melakukan teror dengan membuat bom motor dan diledakkan di halaman parkir Liquid Cafe. "Sekarang kami belum bisa sampaikan motifnya tapi nanti setelah kami ungkap aktor intelektualnya baru bisa kami berikan penjelasan secara runtut," ungkapnya lagi.

Pelaku SYN mengaku merakit sendiri bom motor tersebut di rumahnya kawasan Muntilan Jawa Tengah. Pensiunan Babinsa di bawah Kodim Magelang ini menaruh enam botol air mineral berisi bensin dan kemudian menghubungkan dengan sistem alarm mobil yang juga digunakan sebagai pemicu. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI