Polisi Buru Pelaku Penganiayaan PRT dan Balita

SLEMAN (KRjogja.com) – Kapolda DIY Brigjen Polisi Prasta Wahyu Hidayat menyatakan siap mengerahkan seluruh anggotanya untuk meringkus pelaku penganiayaan dan penyekapan Pekerja Rumah Tangga (PRT) Sartini (36) dan anak balitanya berusia 1,5 tahun. 

Sartini melapor ke Mapolda DIY Selasa (15/11/2016) kemarin setelah 9 bulan disekap majikannya bernama Adi Cahyono (31) Warga Boyolali yang memiliki sebuah toko alat teknik di Samalo Jetis Bantul. 

"Kami kerahkan seluruh anggota dari reskrim  Polda DIY untuk mencari pelaku ini. Kami lakukan proses secara profesional untuk menindaklanjuti laporan yang masuk kemarin," ungkap Kapolda. 

Sebelumnya, seorang ibu dan anak berusia 1,5 tahun mendatangi Mapolda DIY untuk melaporkan adanya penyekapan dan penganiayaan terhadap keduanya selama 9 bulan terakhir. Yang lebih miris, anak 1,5 tahun yang berinisial JM mengalami luka fisik dan mental akibat perbuatan pelaku yang kini masih dalam pengejaran polisi. 

"Saya bingung sekali bekerja tiga bulan terakhir tidak dibayar, lalu melihat anak saya disiksa sama dia (Adi). Saya bingung sekali hingga akhirnya berani melarikan diri sekitar pertengahan Oktober saat dia tidur dan kembali ke rumah saya di Solo," ungkapnya. 

Dikisahkan Sartini, penganiayaan terhadap dia dan anaknya dilakukan berkali-kali selama periode 9 bulan tersebut. "Anak saya disengat pakai besi panas di bagian perut dan disiram air panas di bagian kelamin, dia juga sering memaki anak saya tanpa sebab jelas," imbuhnya. 

Sementara hingga Rabu (16/11/2016) siang, Dirreskrium Polda DIY Kombes Polisi Frans Tjahyono masih menanti hasil visum pada tubuh korban. Namun demikian, pihaknya mengatakan akan bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus penganiayaan tersebut. 

"Kami tunggu terlebih dahulu hasil visum dari RSUP Dr Sardjito dan untuk saat ini tetap kedepankan asas praduga tak bersalah. Kami akan tangani ini secara profesional," terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI