Polisi Grebek Pabrik Mie Basah Mengandung Borak di Sewon

BANTUL (KRjogja.com) – Pabrik mie kuning yang rata-rata memproduksi 500 kilogram atau setengah ton mie basah mengandung borak di grebeg Saresnarkoba Polres Kulonprogo, Rabu (10/08/2016) pukul 03.00 dinihari. Mie basah tersebut diedarkan di beberapa pasar di Yogyakarta.

Penggerebekan dipimpin Kasat Resnarkoba, AKP Andrialam SIK. Dari penggrebekan tersebut, petugas mengamankan 250 kg mie kuning yang belum sempat dikirim ke pasar, 10 kg borak, bahan baku berupa terigu, bahan pewarna, bleng dan mesin penggiling untuk proses pembuatan mie kuning.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti didampingi Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi SIK yang langsung menggelar jumpa pers di tempat kejadian perkara (TKP) pabrik mie menjelaskan, penggerebekan pabrik mie di Karangnongko Sewon ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan Sat Resnarkoba Polres Kulonporogo sejak dua pekan lalu.

Sementara Ny Wgr ketika ditanya wartawan mengaku, memproduksi mie kuning sejak pasca gempa bumi bumi besar di Bantul 2006 lalu. Produksi awal hanya beberapa kilogram saja, tetapi terakhir sekitar 500 Kg perhari, dengan wilayah peredaran di beberapa pasar di Yogyakarta, diantaranya ke Pasar Beringharjo, Pasar Niten dan Pasar Gading. (Jdm)

Baca Juga :

Berawal dari Warung Bakso Langganan Kapolres, Ini Kronologi Penggerebekannya

 

BERITA REKOMENDASI