Polisi Musnahkan Granat Aktif dan Petasan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Polres Purworejo memusnahkan granat aktif, petasan dan obat petasan di GOR WR Supratman, Jumat (16/6). Granat merupakan temuan masyarakat yang dilaporkan ke polisi, sedangkan petasan diperoleh dari razia sepanjang Ramadan.

Pemusnahan dilakukan dengan meledakkan granat di lokasi terbuka. Sementara petasan dengan cara dibakar. "Proses penyidikan untuk petasan selesai, sehingga sebagian sudah bisa dimusnahkan. Tapi tetap disisakan untuk bukti di pengadilan," kata Kasat Reskrim Polres Purworejo,  AKP Kholid Mawardi kepada KRJOGJA.com.

AKP Kholid menjelaskan sepanjang puasa polisi menyita sedikitnya 34 kilogram obat petasan dari dua tersangka di wilayah hukum Polsek Pituruh dan Kutoarjo. Ratusan petasan aktif siap ledak juga ikut diamankan.  Dua tersangka masing-masing berinisial DA (19) warga Karanganyar Pituruh dan AF (36) penduduk Pacor Kutoarjo, diamankan. 

DA tertangkap memiliki dan menjual sembilan kilogram obat, sedangkan AF 25 kilogram dan ratusan petasan siap ledak. Mereka terancam penjara paling lama 20 tahun karena diduga melanggar Pasal 1 UU Darurat Tahun 1951. Sedangkan, granat ditemukan Isti Hidayah, warga Dusun Tritiskidul Kelurahan Sucen Juru Tengah Kecamatan Bayan, sepulang beraktivitas di Musala Baitul Mutakin, dusun setempat, Rabu (14/6) siang. Saksi melihat benda itu tergeletak di tepi jalan, lantas membawanya pulang dan menyerahkan kepada suami. (Jas)

BERITA REKOMENDASI