Polisi Selidiki Vandalisme di Puncak Merbabu

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Polres Boyolali melakukan penyelidikan atas aksi vandalisme berupa pengrusakan dan aksi corat-coret di tugu puncak Triangulasi Gunung Merbabu, berupa gambar atau tulisan yang mirip dengan salah satu organisasi yang eksistensinya dilarang di Indonesia.

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, Rabu (17/01/2017) menjelaskan, berdasar informasi dari anggotanya serta Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) yang sudah mengecek ke lokasi, memang didapati adanya aksi vandalisme dan coretan bercorak huruf arab yang menyerupai lambang organisasi terlarang di tugu Puncak Triangulasi Gunung Merbabu. 

Karena itu, kata Kapolres mulai mengumpulkan informasi, diantaranya melakukan pendataan dengan mengecek daftar para pendaki yang melakukan pendakian di Gunung Merbabu sebelum coretan tersebut ditemukan. "Nanti kita dalami lagi," katanya. 

Diinformasikan, aksi vandalisme di tugu puncak triangulasi menjadi viral di media sosial pada beberapa hari lalu, terutama adanya coretan yang mirip lambang organisasi ISIS, kelompok yang dilabeli sebagai organisasi teroris dan keberadaannya dilarang di Indonesia. Tugu di atas salah satu puncak Gunung Merbabu di ketinggian 3.142 meter diatas permukaan laut tersebut dibangun pada akhir Desember 2017 lalu.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Edy Sutiyarto mengimbau kepada para pendaki agar bersama-sama menjaga kelestarian alam, termasuk dengan tak melakukan aksi vandalisme. Kepada pelaku vandalisme yang ketahuan, pihaknya akan memberi sanksi, semisal ikut patroli atau ikut melakukan kegiatan bersih gunung. "Agar mereka tahu, menjaga kelestarian alam itu tidak mudah," tegasnya. (Gal)

BERITA REKOMENDASI