Polisi Tangkap Dua Pelaku ‘Klitih’

SLEMAN (KRjogja.com) – Jajaran kepolisian dari Polsek Ngaglik berhasil membekuk dua dari sepuluh pelaku klitih yang kerap beraksi di kawasan Sleman. Pelaku yakni F (23) dan R (18) terlibat aksi pembacokan pada korban Nur Cahyo (19) warga Sariharjo Ngaglik Sleman beberapa waktu lalu. 

Kapolsek Ngaglik Kompol Riyanto dalam release di Mapolsek Ngaglik Senin (21/11/2016) mengatakan dua pelaku tersebut diketahui terlibat dalam pembacokan Nur Cahyo (19) pada awal November 2016 lalu. Menurut dia, kedua tersangka merupakan bagian dari geng motor yang dinilai meresahkan warga Sleman. 

"Baru dua yang berhasil kami ringkus, namun kami sudah kantongi identitas 10 orang pelaku lainnya. Kini anggota sedang melakukan pengejaran pada pelaku lainnya," ungkapnya. 

Menurut Kapolsek, korban pembacokan mengalami luka di bagian tangan dan kepala hingga terpaksa mendapatkan perawatan. "Aksi kekerasan itu dilakukan di warung burjo di Jalan Kapten Haryadi Lojajar Sariharjo Ngaglik Sleman pada awal November lalu, motifnya menurut pengakuan tersangka hanya terjadi begitu saja, tanpa alasan jelas," imbuhnya. 

Saat kejadian, dua pelaku menggunakan motor dan sebilah pedang untuk membacok korban. "Kasus ini bermula saat korban bersama beberapa rekannya nongkrong di warung burjo, sekitar pulul 01.30 dini hari, ketika itu enam motor rombongan pelaku datang dari arah Jalan Damai mengarah ke TKP, sampi di depan warung burjo, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX menghentikan lajunya, mengeluarkan pedang dan membacok korban," ungkapnya lagi. 

Diakui Kapolsek saat kejadian, pelaku dalam kondisi mabuk setelah sebelumnya menenggak minuman keras. Kini kedua pemuda tersebut terpaksa mendekam di balik jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, sementara polisi mengejar pelaku lainnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI