Polresta Solo Berangus Jaringan Pengedar Narkoba

SOLO (KRjogja.com) – Jaringan bisnis haram narkoba beranggotakan 12 orang pelaku berhasil diringkus oleh Satuan Tugas (Satgas) anti narkoba Polresta Solo yang anggotanya melibatkan masyarakat selain polisi, Kamis (25/8).

Polisi juga berhasil menyita  barang bukti 8,84 gram sabu serta lima unit sepeda motor dan uang senilai Rp 3 juta yang digunakan oleh komplotan narkoba yang diotaki oleh pemain lama AS (51) warga Jagalan, Jebres, Solo. Para pelaku yang berhasil diringkus diantaranya Av D (26) warga Mojosongo, Jebres, Solo, ASP (28) warga Debegan, Jebres, Solo, Iw (38) penduduk Sudiroprajan, Jebres, Solo, HI (40) penduduk Kampung Sewu, Jebres, Solo .

Kapolresta Solo Kombes Pol Achmad Lutfi kepada wartawan saat gelar perkara kasus narkoba di Mapolresta Solo, Kamis (25/08/2016) mengatakan merebaknya bisnis haram narkoba di wilayah hukum Polresta Solo perlu dihadapi dengan cara yang tidak biasa bahkan kalau perlu dengan cara 'gila'. Bahkan bisa disebut cara gila, karena begitu masifnya pelaku narkoba tidak kapok mengedarkan barang haram itu.

"Segala cara dari menyusupkan anggota polisi ke kelompok narkoba hingga sekarang dibentuk kampung anti narkoba juga Satgas Anti Narkoba yang melibatkan masyarakat aktivis anti narkoba,"papar Kapolresta Solo didampingi Kasat Narkoba Polresta Solo Kompol Ari Sumarwono.

Ternyata, kata Kapolresta anggota masyarakat anggota Satgas Narkoba yang pro aktif memberantas narkoba, membuat polisi lebih efektif untuk mengungkap jaringan pelaku bisnis narkoba yang berencana menjadikan wilayah kota Solo sebagai daerah pasar narkoba. (Hwa)

 

BERITA REKOMENDASI