Polri Tangani 246 Kasus Upal

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Agung Setya menambahkan, selama tiga tahun terakhir, setidaknya sudah ada 246 kasus tindak pemalsuan uang dimana sudah ditangkap pelakunya sebanyak 574 orang.

Dari berbagai tindak pemalsuan uang yang terjadi di masyarakat, Agung mengaku rasio adanya uang palsu pada 2015, setiap 1 juta uang yang beredar sebanyak 21 lembar ditemukan uang palsu. pada 2016 rasio tersebut mengalami penurunan menjadi 1 juta uang beredar, terdapat 13 lembar uang palsu.

"Penangkapan para pelaku uang palsu ini kita lakukan tidak hanya pada para pengedar, akan tetapi sampai ke pembuatnya. Jadi tidak ada tempat bagi para pemalsu rupiah di negeri ini. Pelakunya merupakan termasuk dalam jaringan sindikat, kita sudah tangkap pengedarnya, pembuatnya bahkan pemodalnya," ujarnya.

Agung mengatakan kualitas uang palsu juga sangat rendah, baik dari kualitas cetakannya maupun bahannya. Dari pemeriksaan terhadap pelaku, modus pembuatan uang palsu juga sangat sederhana.

"Motif pelakunya hanya pilihan pribadi si pelaku. Padahal ancaman hukuman pengedar uang palsu ini berat bisa sampai 20 tahun penjara," ujarnya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI