Polsek Kartasura Tangkap Sindikat Curanmor

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Empat orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berhasil ditangkap oleh petugas Polsek Kartasura. Tiga orang pelaku diantaranya merupakan sindikat curanmor dengan wilayah sasaran kejahatan di Solo Raya. Polisi selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa tiga unit sepeda motor.

Kapolsek Kartasura AKP Demianus Palulungan melalui Wakapolsek Iptu I Ketut Sukira saat gelar perkara di Mapolsek Kartasura, Kamis (25/8/2016) mengatakan, tiga pelaku yang masih satu sindikat yakni, Fad (20) warga Bandungan, Magelang, Hen (25) warga Laweyan, Solo, Cip (26) warga Sambi, Boyolali. Para pelaku sudah berulang kali melakukan aksi curanmor disejumlah wilayah. Dari pengakuan diketahui mereka tiga kali beraksi di wilayah Kecamatan Kartasura, Sukoharjo selain itu juga dilakukan di Solo dan Boyolali.

Aksi curanmor dilakukan pelaku sebanyak tiga kali selama kurun waktu Agustus ini. Kejadian pertama dilakukan pada Kamis (11/8/2016) sekitar pukul 04.30 di Jalan Menco Raya, Gonilan, Kartasura, Sukoharjo dengan korban Jumadi Akbar (23). Kejadian kedua dilakukan pelaku dengan mencuri sepeda motor milik Suwarto (18) saat diparkir di depan toko tik tok komputer Mendungan, Pabelan, Kartasura Minggu (21/8) sekitar pukul 21.15. Pada hari yang sama pelaku juga berhasil mencuri sepeda motor milik korban Kristanto (30) di depan proyek apartemen menara, Pabelan, Kartasura.

Usai mendapat laporan dari para korban polisi langsung melakukan penyelidikan. Berbekal keterangan dan informasi dari saksi petugas Polsek Kartasura mencurigai sejumlah nama yang diduga menjadi pelaku. Selanjutnya pada Kamis (25/8/2016) pukul 01.30 dinihari polisi berhasil menangkap satu pelaku yakni Fad. Selanjutnya langsung dikembangkan dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya yakni Hen dan Cip.
“Ketiga pelaku curanmor ini punya peran masing masing mulai dari survey lokasi mencari korban, melarikan sepeda motor dan menjualnya,” ujarnya.

Setelah berhasil melakukan aksi para pelaku kemudian menjual sepeda motor menjualnya secara online. Harga yang ditawarkan juga lebih murah dari pasaran.
“Masih terus dikembangkan karena dari keterangan pelaku mereka melakukan aksi curanmor tidak hanya di Kartasura tapi di wilayah lain,” lanjutnya.

Sementara itu Polsek Kartasura juga berhasil menangkap satu pelaku curanmor lainnya yakni Is (21) warga Klaten. Is saat melakukan aksinya dibanatu oleh Gre yang sekarang masih dalam pengejaran polisi.

“Pelaku Is melakukan aksi curanmor pada Minggu (7/8/2016) di sebuah tempat kos di Pijilan, Makamhaji, Kartasura. Selanjutnya dilakukan penangkapan pada Jumat (19/8/2016). Sedangkan pelaku Gre masih dalam pengejaran petugas,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI