Praktik Pemalsuan Air Mineral Galon Terbongkar

Editor: Ivan Aditya

BANTUL (KRjogja.com) – Polres Bantul membongkar praktik pemalsuan air mineral kemasan galon yang diproduksi di daerah Gamping Sleman. Dari kasus tersebut polisi menyita 20 air mineral kemasan galon siap edar, 13 galon kosong, serta dua unit kendaraan pick up.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito mengunkapkan, dua orang kini masih menjalani pemeriksaan. Sejauh ini air mineral palsu itu tersebut diedarkan di sejumlah wilayah di Bantul diantaranya, Kecamatan Sedayu, Kasihan, Sanden, Kretek, Srandakan Bantul serta Kabupaten Kulonprogo.

Terbongkarnya praktik pemalsuan air mineral ini berawal dari laporan warga pertengahan Agustus lalu. Dalam laporan itu warga curiga air galon yang memiliki rasa berbeda dan bentuk kemasan yang berbeda.

Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan disejumlah wilayah yang ditengarai jadi area edar. Lewat proses panjang, polisi berhasil mengendus praktik pemalsuan minuman itu.

"Akhirnya Kamis (11/08/2015) anggota berhasil mengamankan air mineral siap edar dalam operasi tangkap tangan di Ngestiharjo Kasihan Bantul. Mobil berisi air mineral dan sopir langsung kami amankan ke Polres Bantul,” ungkap Anggaito di mapolres setempat, Jumat (12/08/2016).

Hasil pemeriksaan sementara diketahui jika air mineral tersebut diproduksi memanfaatkan air sumur yang langsung dimasukkan ke dalam galon. Praktik kotor ternnyata telah dilakukan tiga tahun dengan sasaran wilayah peredaran di Bantul selatan dan barat serta Kulonprgo. (Roy)

BERITA REKOMENDASI