Prameks Sambar Pengendara Motor di Perlintasan Siwalan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO (KRjogja.com) – Sadjiyo Hadi (71) warga Banjaran Desa Sukoreno Kecamatan Sentolo tertabrak Kereta Prameks jurusan Kutoarjo – Solo di perlintasan KA tanpa palang pintu di Pedukuhan Siwalan, Desa/Kecamatan Sentolo, Kamis (04/08/2016). Kecelakaan terjadi di tengah upaya PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VI Yogyakarta, melakukan penutupan empat perlintasan tanpa palang pintu antara Stasiun Wates – Stasiun Wojo, Purworejo karena rawan terjadi kecelakaan.

Saat kejadian koban tengah melewati perlintasan dengan mengendarai motor AB-5691-BL. Saat melewati perlintasan tanpa palang pintu tersebut tiba-tiba Prameks dari timur ke barat melintas dan menyambar korban. Diduga korban tak mendengar kedatangan Prameks karena pendengarannya memang telah berkurang.

"Selain memakai helm, korban juga diketahui memang sudah kurang pendengarannya. Sehingga klakson kereta api tidak terdengar," kata Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP Imam Bukhori.

Sehari sebelumnya, Manajer Jembatan Jalan dan Rel PT KAI Daop VI Yogyakarta, Muhammad Zakir dan Kepala Humas, Eko Budiyanto mengungkapkan tengah berupaya menutup lintasan tanpa palang pintu karena rawan terjadi kecelakaan. Di sepanjang wilayah  Daop VI Yogyakarta terdapat 499 perlintasan, meliputi berpalang pintu dan tidak berpalang pintu.

Perlintasan tanpa palang pintu di Ngulakan, terjadi kecelakaan mobil tertabrak kereta api menyebabkan satu korban meninggal dan satu korban luka parah. Perlintasan di Kaligondang semula juga hanya perlintasan sepeda motor, melebar dapat dilewati kendaraan roda empat. (Ras/Rul)

BERITA REKOMENDASI