Produsen Asal Jombor Diamankan, Polisi Sita 25 Kilogram Bubuk Mercon

SLEMAN, KRJOGJA.com – Jajaran Polres Sleman berhasil mengamankan T (25) produsen mercon spesialis bulan puasa di kawasan Jombor. Dari tangan tersangka yang kini mendekam di sel tahanan Mapolres Sleman ini, polisi mengamankan 25 kilogram berbagai bubuk pembuat mercon.

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria Selasa (6/6/2017) mengatakan keberhasilan penangkapan tersangka T merupakan hasil kerjasama timnya dengan masyarakat. Dikatakan Burkan, pihaknya menerima informasi masyarakat yang merasa curiga adanya penyimpanan bahan petasan di kawasan Jombor.

"Kami terima informasi masyarakat kemudian bergerak melakukan penangkapan pada 3 Juni 2017 di kawasan Jombor dan mengamankan tersangka T ini. Petugas menyita sejumlah barang bukti seperti 9,9 kilogram obat petasan, 5 kilogram potasium florat, belerang seberat 8,5 kilogram, black powder 2 kilogram, serta timbangan, sumbu, 70 buah selongsong petasan, dan dua petasan siap ledak," ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka pada polisi, diketahui bahan pembuat mercon didapat dari wilayah Kebumen melalui jejaring media online. Tersangka membeli dengan nominal Rp 3,5 juta dan kemudian mendapatkan bubuk mercon tersebut.

"Tersangka mengakui akan membuat mercon dan diedarkan di wilayah Sleman dan Yogyakarta. Tapi ternyata belum sempat edarkan sudah kami tangkap," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Are Setia mengharapkan masyarakat belajar dari kasus T untuk tak coba-coba membuat mercon meski dengan dalih tradisi di bulan puasa. Hal tersebut mengingat adanya larangan resmi dan ancaman hukuman bagi pengguna dan pembuat petasan.

"Kami ingatkan masyarakat, jika ada yang menggunakan petasan, menyimpan apalagi menjual akan kami tindak tegas sesuai Undang-Undang nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 12 tahun penjara. Kami berharap masyarakat memahami dan tak main-main dengan petasan," terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI