Pulang Narik, Motor Ojek Online ‘Diorder’ Pencuri

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Seorang pengemudi ojek online kehilangan sepeda motornya sepulang dari narik penumpang, Sabtu (02/09/2017). Sugiman (45) warga Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta merelakan motornya ‘diorder’ maling setelah ia memarkir kendaraannya itu di samping rumah. Kasus hilangnya motor ojek online tersebut kini tengah dalam penyelidikan petugas Polsekta Wirobrajan.

Kapolsekta Wirobrajan, Kompol Endang mengungkapkan korban pulang ke rumah sekitar pukul 00.30 WIB. Korban tak memasukan motornya dan hanya memarkir kendaraan tersebut di samping rumah dalam kondisi terkunci stang.

Sekitar pukul 04.00 WIB korban terbangun dan keluar rumah, namun ia sudah menjumpai sepeda motornya telah raib. Korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya itu kepada petugas Polsekta Wirobrajan.

“Padahal sekitar pukul 02.30 saya bersama anggota melakukan patroli dan motor korban masih ada. Saat patroli tersebut dengan pengeras suara di mobil kami telah mengimbau kepada warga untuk memasukkan motor dan tak memarkir di luar rumah,” ungkapnya.

Endang menegaskan usai mendapat laporan tersebut petugas segera melakukan penelusuran. Jajarannya juga telah berkoordinasi dengan Polsek Kasihan Bantul yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Wirobrajan, namun jejak pencuri belum berhasil ditemukan.

Diungkapkannya, beberapa kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Wirobrajan tak sedikit terjadi karena faktor kelalaian dari pemiliknya sendiri. Dari laporan yang masuk kebanyakan kasus terjadi karena pemilik kendaraan memarkir motornya di luar rumah.

“Oleh karena itu tiap dini hari kami melakukan patroli masuk ke perkampungan dan dengan pengeras suara membangunkan warga yang masih memarkir motornya di luar untuk segera dimasukan. Namun terkadang imbauan itu sering diabaikan,” tegasnya.

Endang meminta warga untuk bersama-sama dengan Kepolisian menciptakan situasi aman, minimal di wilayahnya masing-masing. Ditegaskannya, dengan memarkir motor di luar rumah maka secara tidak langsung telah ‘mengundang’ pelaku kejahatan untuk datang dan beraksi. (Van)

BERITA REKOMENDASI