Ratusan Warga Desa Panggeldlangu Padati Sidang Putusan Pembunuhan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Ratusan warga Desa Panggeldlangu, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, memadati Pengadilan Negeri (PN) setempat, Kamis (24/10/2019). Mereka menantika putusan hakim atas kasus pembunuhan yang dilakukan pria berinisial Gun, terhadap istrinya Siti Sarah Apriyani, dan mertuanya Muh Yahyono dan Endang Susilowati. 

Puluhan anggota Polres Purworejo mengamankan jalannya persidangan. Majelis memutuskan persidangan dilakukan secara tertutup untuk menghindari kericuhan. 

Warga mendengarkan majelis hakim membacakan berkas putusan. "Kami datang untuk mendengar putusan, apakah sesuai dengan harapan kami," kata warga Panggeldlangu, Suwartono, kepada KRJOGJA.com.
Menurutnya, warga berharap majelis hakim memberi vonis yang berat untuk terdakwa. Hukuman mati atau seumur hidup, lanjutnya, menjadi harapan warga. 

Namun, Suwartono kecewa karena pada agenda sidang sebelumnya, jaksa penuntut meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara untuk terdakwa. "Jaksa menggunakan pasal pembunuhan biasa, kalau kami menilai Gun melakukan pembunuhan berencana, sehingga patut dihukum lebih berat lagi. Sekarang tinggal menunggu kebijaksanaan hakim saja," tegasnya. 

Kerabat korban, Suryati Sumarto (68), menuturkan, terdakwa menghilangkan tiga nyawa anggota keluarganya. Warga, katanya, tidak rela kalau terdakwa dihukum 20 tahu  karena dinilai terlalu ringan. 

Selain itu, ada kekhawatiran warga apabila kelak bebas dari hukuman, terdakwa akan mengulangi perbuatannya terhadap warga Panggeldlangu. "Kami menolak terdakwa kembali ke Panggeldlangu, tidak boleh lagi, bahkan kalau kelak Gun meninggal, sudah ada perjanjian kalau dia tidak boleh dimakamkan di desa kami," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI