Razia, Polisi Amankan Siswa Mabuk

KARANGANYAR,KRJOGJA.com – Aksi konvoi, kebut-kebutan dan pesta miras mewarnai situasi jalanan Kabupaten Karanganyar jelang pengumuman kelulusan kelulusan SMA/SMK, Selasa (2/5/2017). Lima pelajar diamankan ke Mapolsek Tasikmadu karena kedapatan menganggu ketertiban umum.

"Anak-anak itu berpakaian seragam tapi penuh coretan. Mereka mondar mandir mengendarai sepeda motor berkenalpot blong. Suaranya mengganggu peserta ujian nasional di SMPN 3 Tasikmadu," ujar Kasubbag Humas Polres Karanganyar, AKP Rochmad kepada KRJOGJA.com.

Aparat Polsek Tasikmadu dipimpin Kasi Humas Aiptu C Kurniawan bersama dua anggota mengamankan lima pelajar SMK itu di sebuah toko kelontonh utara SMPN 3 Tasikmadu. Saat itu, para pelajar tersebut sedang menyemprot cat ke baju seragamnya. Parahnya lagi, pemuda belasan tahun itu mencorat-coretnya sambil menenggak minuman keras (miras) jenis ciu. Saat didatangi petugas, mereka sulit kabur karena sudah dikepung. Polisi lantas menggiringnya ke mapolsek.

"Didapati tiga unit sepeda motor berkenalpot blong, 1 liter ciu di botol kemasan air minum 1,5 liter dan pilok aneka warna," katanya.

Para pelajar usia 17 tahun itu berinisial Ry, An, Bs, My dan Wh. Di Mapolsek, lima pelajar itu diberi pembinaan dan ditilang.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Ahdu Rizaliansyah mengatakan telah menyiagakan pasukan di sejumlah titik rawan pelajar nongkrong. Aparat mengawasi pergerakannya di jalan raya. Apabila dianggap membahayakan keselamatan dan mengganggu ketenangan publik, polisi tak segan-segan menilangnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Agus Haryanto mengatakan pengumuman kelulusan SMA/SMK sengaja tidak disampaikan secara langsung. Namun bisa diakses lewat website sekolah masing-masing. Ini untuk menghindari pelajar konvoi kelulusan di sepanjang jalan dari rumah ke sekolah. Pengumuman itu bisa diakses mulai Selasa (2/5/2017) petang. (R-10)

 

BERITA REKOMENDASI