Residivis Beraksi Bobol Tembok Ruko

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Jajaran Polres Karanganyar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan oleh komplotan residivis. Dalam beraksi kelompok ini masuk ke dalam rumah dengan cara membobol tembok dari luar untuk bisa masuk dan melakukan pencurian. Seorang pelaku berhasil ditangkap, sementara lainnya hingga kini masih dalam pengejaran.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Rohmat Ashari mengungkapkan, pelaku yang berhasil ditangkap yakni Syt (47) alias Bravo warga Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar. Residivis ini diamankan di rumahnya pada Jumat (12/08/2016) dengan beberapa barang bukti hasil kejahatan.

“Komplotan ini tak hanya beraksi di Karanganyar saja, bahkan hingga ke Boyolali. Modus yang dilakukan, setelah menyurvei rumah dan memastikan tak ada penghuni mereka bergerak. Berbekal bor manual dan linggis untuk melubangi dinding rumah bagian belakang supaya memudahkannya masuk ke dalam,” ujar Rohmat Ashari di Mapolres Karanganyar, Jumat (19/08/2016).

Di Karanganyar komplotan membobol ruko milik warga Selokaton, Gondangrejo bernama Thomas (30) pada 30 November 2015 silam. Barang jarahan berupa mesin dinamo jahit dan laptop senilai Rp 12 juta berhasil dibawa kabur.

Dalam komplotan ini Bravo bertindak mengantar ke rumah sasaran dan mengawasi situasi sekitar. Sedangkan pelaku lain yang masih buron yakni G dan P sebagai pembobol tembok sekaligus eksekutor, sedangkan W bertugas menjualnya barang-barang hasil kejahatan.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor sarana Yamaha Jupiter MX AD 6652 Y dan dua unit ponsel. Atas perbuatan Bravo, ia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukuman penjaranya  mencapai 7 tahun. (M-8)

BERITA REKOMENDASI