Sadis..Korban Dibacok, Motor Dibawa Kabur

Editor: KRjogja/Gus

KOKAP (KRJogja.com) – Seorang warga Sukoreno Kecamatan Sentolo, Rudi Setyawan jadi korban perampasan sepeda motor yang dilakukan pria misterius di sekitar Gunung Gajah Pedukuhan Teganing II Desa Hargotirto Kecamatan Kokap, Kamis (24/8) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Akibat dibacok pelaku dengan senjata tajam, korban mengalami luka di kepala dan badannya. Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intesif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates.

Peristiwa perampasan tersebut berawal saat korban Rudi bersama temannya Edi Herman sedang nongkrong di Alun-alun Wates. Sekitar pukul 24.00 WIB, datang pelaku yang minta diantar ke Gunung Gajah. Setelah terjadi kesepakatan ongkos, korban pun memboncengkan pelaku dengan sepeda motor Honda Astrea Grand AB 3520 EC. Sementara satu orang yang diduga teman pelaku membuntuti dari menggunakan Yamaha Mio J.

Begitu sampai di Gunung Gajah, pelaku langsung merebut paksa sepeda motor korban. Akibat melakukan perlawanan, pelaku nekad membacok  kepala belakang bagian kiri korban, leher depan, punggung bagian bawah. Korban yang tidak berdaya ditinggal begitu saja di jalan yang sepi dan gelap gulita. Selain membacok, pelaku juga membawa kabur sepeda motor milik korban. Setengah tidak berdaya, korban tetap berusaha meminta pertolongan warga.

Tapi karena berada di hutan pegunungan yang jauh dari pemukiman penduduk maka tidak ada warga yang mendengar teriakan korban. Pada Kamis (24/8) sekitar pukul 06.30 WIB korban baru mendapat pertolongan warga. Dengan kondisi luka cukup parah, korban dilarikan ke RSUD Wates.

KBO Reskrim Iptu Joko Nugroho membenarkan kasus perampasan sepeda motor di Gunung Gajah dan hingga saat ini sedang dalam penanganan petugas. “Kasus dugaan perampan memang ada dan masih dalam penyelidikan petugas kami," terangnya.

Sementara itu orang tua korban, Sumiran mengaku tidak tahu persis peristiwa yang menimpa anaknya. Dirinya dihubungi polisi pada pagi hari mengabarkan kalau anaknya dirampok dan sedang dirawat di RSUD Wates. “Katanya ngojek, yang luka bacok badannya," jelas Sumiran. (*-32/Rul)

 

BERITA REKOMENDASI