Sakit Hati, Sikat Motor Teman

BANTUL (KRjogja.com) – Petugas Reskrim Polsek Sewon Bantul membekuk  Dw (26) warga Gedong Bakalan Kadipiro Banjarsari Surakarta setelah terlibat kasus pencurian motor Yamaha Vega AA 4351 ZK awal bulan lalu.  Motor milik Rohmanudin tersebut disikat Dw di Krapyak Panggungharjo Sewon Bantul. Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti bagian mesin motor serta komponen lainnya. Kini kasus tersebut masih dikembangkan pihak kepolisian. Ada dugaan tersangka terlibat kasus pencurian lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Sewon Iptu Ryan Permana SIK didampingi Ipda Sutrisno SH, Senin (1/8/2016) mengungkapkan, setelah mendapat laporan adanya kasus pencurian motor. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi dilokasi kejadian. Berbekal keterangan itu itu polisi mencurigai Dw sebagai dalang dibalik pencurian motor itu.  Polisi akhirnya mencokok Dw di rumahnya beserta sejumlah barang bukti potongan mesin motor yang sudah ‘disembelih’.

Sementara Dw mengatakan, tindakannya melakukan pencurian karena merasa sakit hati dengan pemilik motor. Tersangka sebelumnya pernah bekerja satu bersama korban disebuah tempat jasa penyembelihan ayam. Dw mengatakan rasa sakit hatinya dipicu karena selama bekerja ditempat itu tidak pernah boleh ikut mencari kerja sampingan diluar untuk menambah tambahan penghasilan.

"Kawan saya itu sering cari tambahan diluar, tetapi tidak sekalipun saya boleh ikut dengan alas an sudah tidak cari sampingan. Padahal saya tahu dia itu juga sering ‘main’ cari tambahan diluar," ujarnya.  

Merasa jengkel Dw kemudian mencuri motor milik rekannya. Untuk menghilangkan jejak motor hasil curian langsung disembelih dan dijual secara ‘eceran’.  Sebelum menggasak motor rekannya tersangka dari Solo naik bus selanjutnya turun diterminal Giwangan.

“Menuju lokasi saya naik ojek,” jelasnya. Selain merasa jengkel, selama ini Dw merasa kesulitan mencari kerja. (Roy)

BERITA REKOMENDASI