Satroni Rumah Kapolsek, Maling Dihajar Warga

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Mencuri di rumah anggota Polri, seorang pencuri, Suwandi (54), warga Pasar Kliwon, Kota Solo, babak belur dihajar massa. Beruntung ia berhasil diselamatkan pemilik rumah yang menjadi sasaran pencurian, yang ternyata merupakan seorang perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi yang menjabat Kapolsek Andong.

Kejadian tersebut terjadi pada 8 Juli kemarin di Dukuh Bogo, Desa Sempu, Kecamatan Andong. Sekitar pukul tiga pagi, Suwandi masuk ke rumah Kapolsek Andong, AKP Suwardiyono, melalui jendela yang dijebol paksa. Sekitar pukul setengah empat pagi, Suwardiyono bangun untuk persiapan salat subuh sehingga SW terpaksa bersembunyi di sebuah ruangan lantai dua rumah tersebut. Begitu empunya rumah ke masjid bersama istrinya untuk salat subuh, maling tersebut langsung kabur.

Saat pulang dari masjid usai menunaikan salat subuh, Suwardiyono mendapati seratusan massa berkerumun di dekat rumahnya sedang menginterogasi seorang maling dengan sesekali mendaratkan bogem mentah karena berbelit-belit saat ditanya. Saat tertangkap, maling tersebut sudah menggondol berbagai barang dari rumahnya. Diantaranya satu set alat pancing senilai Rp 1 juta, dua buah dompet berisi uang tunai Rp 1,2 juta, sebuah ponsel, hingga sandal jepit hasil curian.

“Pengakuannya, maling tersebut tak menyangka rumah yang disatroninya tersebut adalah rumah anggota polisi,” kata Suwandiyono, Senin (10/7/2017).

Menghindari kejadian yang tak diinginkan, Suwandiyono langsung menarik maling tersebut dari kerumunan warga yang sedang terbakar amarah dan dibawa masuk ke dalam rumahnya. “Kalau tidak saya selamatkan, mungkin dia bisa tewas sebab ada seratusan warga yang mengerumuninya,”

Saat ini, maling apes tersebut sudah mendekam di ruang tahanan Polsek Andongdan akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan maksimal tujuh tahun penjara. (R-11)

 

BERITA REKOMENDASI