Satu Tersangka Kekerasan Diksar Mapala UII Dilepas

KARANGANYAR, KRJOGJA.com –  Penyidik Polres Karanganyar memutuskan melepas salah satu tersangka kasus dugaan kekerasan diksar mapala UII Yogyakarta berinisial NAI. Meski demikian, pergerakan perempuan ini tetap diawasi dan  harus menghadap kapan pun penyidik membutuhkan keterangannya.

“Pemeriksaan terhadap NAI sudah berlangsung 30 Mei lalu selama empat jam mulai pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, pemeriksaan tersangka itu sempat tertunda karena dirinya harus dirawat di RSUD Karanganyar. Saat diperiksa pun ia didampingi kuasa hukumnya,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan di Mapolres, Rabu (07/06/2017).

Baca Juga :

9 Panitia Diksar UII di DO, Polres Bantah Intervensi

Berkas Lengkap, Kasus Diksar Maut Mapala UII Masuk Tahap Baru

Enam Tersangka Mangkir Pemanggilan Penyidik

 

 

NAI merupakan salah seorang tersangka kasus kekerasan diksar mapala UII Yogyakarta jilid II. Lima tersangka lain setelah dimintai keterangan langsung ditahan 20 hari untuk keperluan penyidikan, yakni TAR, HS, TN, DK dan RF. Lebih lanjut Kapolres mengatakan, NAI kini berada di Yogyakarta guna keperluan memulihkan kondisinya. Penyidik mengantongi jaminan dari pihak RS dan kuasa hukum NAI.

Terkait pemeriksaan terhadap dirinya akhir Mei lalu, lanjut Kapolres, NAI mengakui tindak kekerasan terjadi selama diksar di Tlogodringo, Gondosuli, Tawangmangu pada Januari lalu.

Sementara itu, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) enam tersangka diserahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaaan Negeri (Kejari) Karanganyar agar diteliti. Di dalamnya memuat keterangan tiga orang dokter RS Dr Sardjito selaku saksi ahli terkait kematian Muhammad Fadli, Syaits Asyam dan Ilham Nurfadmi Listia Adi. Hasil visum perlukaan 34 korban dari RS Bethesda dan JIH juga disertakan.  (R-10)

BERITA REKOMENDASI