Sekuriti Pembobol Brankas Jadi Tersangka

Editor: Ivan Aditya

BANTUL (KRjogja.com) – Kasus pembobolan brankas milik Bank BRI Unit Kepek di Jalan Imogiri Barat Km 6,5 Semail Bangunharjo Sewon Bantul yang dilakukan Sm (37) warga Jetis Bantul memasuki babak baru. Penyidik Sat Reskrim Polres Bantul menetapkan sekuriti di BRI Unit Kepek tersebut jadi tersangka utama.

Kasat Reskrim Polres Bantul, 0AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK, didampingi Kanit II Reskrim Polres Bantul, Iptu Sigit Teja Sukmana SIP mengungkapkan, kasus pembobolan brankas oleh Sm sudah direncanakan matang. Sehari sebelum pembobolan terjadi pelaku sudah menghubungi partner kerjanya jika Sabtu (12/11/2016) ia akan jaga sampai malam dengan alasan sekalian melakukan wiridan.

Sebelum membobol waktu itu Sm memang jatah piket jaga bank. Ketika berangkat kerja dari rumah sudah membawa linggis, pukul besi untuk membuka pintu besi ruang penyimpan brankas.

Begitu sampai bank, Sm masuk ke dalam kantor untuk menjalankan aksinya. Namun sampai pukul 12.00 WIB tidak berhasil membuka brankas berisi uang Rp 229 juta itu. Setelah itu Sm keluar mencari pinjaman mesin las dengan harapan mampu membuka tempat penyimpanan uang.

“Saat bertemu pemilik mesin las itu ditanya untuk apa mesin las. Tersangka menjawab diperintahkan pimpinannya untuk membuka almari besi,” jelas Anggaito.

Karena orang itu percaya dengan ucapannya itu, Sm disarankan memakai mesin gerinda untuk menghindari dokumen kertas didalamnya terbakar. Siang itu Sm langsung membeli mata pisau mesin gerinda dan segera dilakukan pembobolan brankas.

Dalam aksinya itu tersangka menghabiskan 7 mata pisau kerinda untuk membobol brankas. “Brankas baru berhasil dibobol setelah tersangka ‘bekerja’ mulai jam 13.00 WIB hingga 16.00 WIB,” ujarnya.

Setelah brankas terbuka ia tidak langsung mengambil uang, tetapi pulang minta dibuatkan mi kepada istrinya. Setelah itu pelaku kembali ke bank, tetapi di Jalan Imogiri Barat sempat membeli obat serangga.

“Setelah sampai kantor bekas pembobolan dibersihkan, sementara uang dibawa, peralatan dibuang di sungai tidak jauh dari lokasi. Khusus uangnya sampai sekarang tersangka bersikukuh dibuang di Sungai Opak,” jelasnya.

Pelaku tidak lewat jembatan Sindet Trimulyo Jetis Bantul, ia turun ke sungai lewat sisi barat jembatan ketika membuang uang. Setelah uang dibuang selanjutnya pulang dan minum obat serangga sambil menulis pesan tertulis kepada istrinya baru saja membobol brankas. (Roy)

BERITA REKOMENDASI