Selalu Diteror Geng Motor, ‘Tepi Barat’ Tempuh Jalur Hukum

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemilik warung angkringan Tepi Barat di Jalan Dr Sutomo eks Bioskop Mataram Yogya, Hendro Bawono (37) akan menempuh jalur hukum terhadap anggota geng motor yang melakukan perusakan angkringan miliknya, Kamis (15/06/2017) sekitar pukul 19.15 WIB.

"Penyerangan dan perusakan angkringan saya ini sudah yang sekian kali. Untuk itu saya akan menempuh jalur hukum atas kejadian tadi malam,” ungkap Hendro didampingi pengacara Marhendra Handoko SH kepada wartawan, Jumat (16/06/2017).

Dijelaskan, sebelum melakukan perusakan warung angkringan, sekitar 20 motor melintas di Jalan Dr Sutomo dari arah selatan ke utara. Sesampai di depan warung angkringan Tepi Barat rombongan berhenti dan melempari warung dengan batu, gelas dan sebagian membawa pentungan. Dari kejadian tersebut pengunjung ketakutan dan memilih untuk menyelamatkan diri.

Aksi pelemparan yang berlangsung sekitar 2 menit tersebut membuat meja, kursi dan tenda di waruang angkringan tersebut rusak. Usai melakuikan aksinya sekitar 40 orang yang berboncengan menggunakan 20 sepeda motor langsung tancap gas melarikan diri ke arah barat.

Dari kejadian tersebut polisi sempat terjun ke lokasi menemukan barang bukti gelas, batu yang digunakan melempar warung angkringan. “Sebelum kejadian, malam hari sebelumnya ada 2 orang datang sempat mencaci pengunjung angkringan tetapi saat dikejar keduanya langsung lari. Apakah penyerangan itu ada kaitan dengan kejadian sebelumnya saya tidak tahu, tetapi melihat sepeda motor yang dikendarai kemungkinan orang Yogya,” imbuh Hendro menjelaskan.

Sebelum kejadian perusakan, pada awal Januari 2017 angkringan milik korban Hendro pernah dilaporkan meresahkan masyarakat dengan ditulis di sebuah surat pembaca surat kabar harian di Yogya. Tetapi hingga kini Hendro tak pernah mengetahui mengapa warung angringan miliknya meresahkan karena para pengunjung yang datang tak pernah mengeluh soal keberadaan warung miliknya. (Usa)

BERITA REKOMENDASI