Seminggu Keluar Penjara, Residivis Masuk Bui Lagi

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Belum genap seminggu keluar penjara, warga Dusun Tambak RT.05/RW.02 Desa Tambak, Grogol, Sukoharjo, Aris Margono (42) kembali diringkus polisi. Residivis kasus pencurian kendaraan bermotor ini nekat mengulangi perbuatannya.

“Aris baru dua hari habis masa tahanannya di Lapas Wonogiri. Ia beraksi lagi,” kata Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak dalam gelar barang bukti kasus curanmor di Mapolres, Selasa (26/06/2017).

Aris tak sendirian berburu sasaran empuk. Ia mengajak seorang temannya berinisial NBP alias J yang kini buron. Usai segala kebutuhan disiapkan, Aris membonceng NBP bergerilya di wilayah Mojosongo, Solo pada Kamis, 15 Juni 2017 pukul 04.00 WIB.

Incarannya sepeda motor berkunci kontak masih tertancap yang diparkir di halaman rumah. Satu jam berputar tanpa hasil, keduanya memutuskan bergeser ke wilayah Kebakkramat. Tepat pukul 05.30 WIB, mereka melihat sepeda motor dalam kondisi mesin menyala di Dukuh Nayan Desa Nangsri.

Lantaran tak melihat pemiliknya, mereka memutuskan mengunci target empuk itu. Aris turun kemudian mulai mengendap-endap sedangkan NBP menunggu tak jauh dari situ sambil mengawasi. “Belum sempat kabur jauh membawa sepeda motor, seorang memergokinya maling,” kata Ade Safri.

Tak hanya berucap, namun bogem mentah juga menyambut ulah si pencuri. Puluhan warga ikut menghajar Aris. Bukannya menolong kawannya dijadikan bulan-bulanan massa, NBP justru tancap gas lalu kabur meninggalkannya.

Beruntung nyawa Aris diselamatkan aparat kepolisian yang berpatroli area itu sekitar pukul 06.00 WIB dan ia diangkut ke markas. Aris mengaku butuh banyak uang untuk melunasi utang-utangnya, belum lagi memenuhi kebutuhan hidupnya selepas menganggur.

Atas perbuatannya itu, ia dijerat pasal 363 ayat (4) huruf 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. Adapun barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra X AD 4413 MZ, selembar STNK dan sebuah kunci T. (R-10)

BERITA REKOMENDASI