Sengketa Ruko Plaza Purworejo, Bupati Digugat

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – PT Inter Wheeller Dunia mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Purworejo terhadap pemerintah kabupaten setempat dalam hal ini Bupati Agus Bastian. Gugatan diajukan karena Pemkab Purworejo dianggap telah melakukan tindakan wanprestasi atas surat perjanjian Nomor : 590/2430/1989 tanggal 6 Juni 1989.

PT Inter Wheeller Dunia melalui kuasa hukumnya, Adi Susanto SH mengatakan obyek yang disengketakan dalam permasalahan ini yakni sebidang tanah seluas 9.596 meter persegi yang terletak di Jalan Veteran Purworejo. Dalam surat perjanjian yang ditandatangani PT Inter Wheeller Dunia diwakili Welli Halim (almarhum) dan Pemda Purworejo diwakili Bupati Drs Soetarno dituliskan, pihak pemkab memberikan hak kepada PT Inter Wheeller Dunia untuk melaksanakan pembangunan rumah toko (ruko) di atas tanah tersebut dan memberikan status Hak Guna Bangunan (HGB) atas tanah itu selama 30 tahun yang bisa diperpanjang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Dalam surat perjanjian itu juga dituliskan jika klien kami diberikan izin untuk mengalihkan HGB tersebut kepada pihak ketiga sebagian atau seluruhnya,” ungkap Adi Susanto, Selasa (21/04/2020).

PT Inter Wheeller Dunia kemudian membangun sebanyak 24 ruko di tanah tersebut lalu mengalihkan HGB kepada para pembeli. Dalam surat perjanjian, 30 tahun setelah ditandatangani akan berakhir pada 14 Desember 2019 silam, namun pihak pemkab tak memberikan kepastian akan kelanjutan perjanjian tersebut.

Para pemegang SHGB kemudian berencana untuk memperpanjang izin pemakaian lahan, namun justru pemkab meminta perjanjian yang telah disepakati bersama PT Inter Wheeller Dunia 30 tahun silam tersebut untuk diakhiri. Pemkab meminta tanah tempat dimana saat ini berdiri Ruko Plaza Purworejo itu untuk dikosongkan dan dikembalikan.

BERITA REKOMENDASI