Sindikat Pemalsu Surat Hasil Rapid Test Diringkus

Editor: Agus Sigit

CILACAP, KRJOGJA.com – Diduga memalsukan surat keterangan hasil Rapid Test Covid 19, dua orang warga Kelurahan Tambakreja dan Donan, Cilacap ditangkap tim reskrim gabungan Polres Cilacap dan Polsek Cilacap Selatan. Sejumlah barang bukti diantaranya, satu lembar surat Rapid Test, satu lembar surat keterangan anti SARS Cov-2 antibody non reaktif, 10 lembar pembanding surat keterangan anti SARS Cov-2 antibody non reaktif, satu unit printer dan seperangkat komputer, telah diamankan untuk proses lanjut.

Kedua tersangka pemalsuan surat Rapid Test itu terdiri AP alias Agung (24) buruh warga Kelurahan Tambakreja, Cilacap Selatan, dan RST alias Nonos (35) Buruh warga Kelurahan Donan, Cilacap Tengah, Cilacap.

Kasus tersebut terungkap berawal awal Maret lalu, Supriyanto supervosor Security pabri gula rafinasi PT DUS di komplek Pelabuhan Tanjung Intan mendapatkan laporan dari Sugeng staf security, ada pengaduan dari para sopir yang keluar masuk pelabuhan yang merasa ditipu tersangka Nonos. “Jadi sopir itu mengaku ditawari tersangka Nonos, katanya bisa membantu membuatkan surat keterangan anti SARS Cov-2 antibody, dengan biaya Rp 200 ribu,”ujar Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi didampingi Kasat Reskrim AKP Riveld Constantien Baba, Jumat (09/04/2021).

Setelah tawaran itu disanggupinya, ternyata korban tidak diajak ke pusat kesehatan untuk melakukan tes anti SARS Cov-2 antibody, tetapi korban diajak keliling Cilacap dan baru berhenti setelah mereka sampai depan kantor suatu percetakan sekitara Jl DI Panjaitan Cilacap.

BERITA REKOMENDASI