Sopir Angkutan Tewas Gantung Diri di Dapur

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Seorang petani yang juga sopir, Eko Pramono (37) warga Desa Kwadungan Jurang RT.04/RW.02 Kecamatan Kledung Temanggung ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Eko mengakhiri hidupnya dengan mengikat lehernya menggunakan tali yang dikaitkan di langit-langit atap dapur.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Muhammad Alfan mengatakan tetangga Eko, Robi sore itu berencana untuk menjemput anaknya mengaji di mushola. Sewaktu melintas di depan rumah Eko terlihat pintu terbuka.
Ia lantas memanggil Eko, namun tak ada jawaban. Robi lalu masuk ke dalam rumah dan melihat tetanganya itu telah tergantung di dapur. “Saksi memanggil sejumlah warga untuk membantu menurunkan yang bersangkutan lalu diletakkan di kasur samping dapur,” katanya kepada KRJOGJA.com, Jumat (27/02/2020).

Ia mengatakan pemeriksaan dari inafis dinyatakan Eko meninggal murni karena gantung diri. Tidak ada luka-luka tanda penganiayaan dan tim dokter memastikan tak ada tanda kekerasan.

Berdasar keterangan dari keluarga, penyebab gantungi diri diduga karena permasalahan keluarga. Sebelumnya Eko juga pernah mencoba bunuh diri dengan meminum obat rumput namun berhasil diselamatkan. “Yang bersangkutan juga pernah juga mencoba gantung diri dan berhasil dicegah,” katanya.

Sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya, Eko sempat mengirimkan pesan kepada istrinya yang ada di rumah mertuanya. Melalui pesan singkat itu ia menyampaikan permintaan maaf, namun istri Eko tidak mengira bahwa suaminya benar-benar gantung diri. (Osy)

BERITA TERKAIT