Surat Izin Angkut Tak Ada, Ratusan Burung Kacer Disita di Bandara A Yani

SEMARANG, KRJOGJA.com – Jajaran petugas karantina dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bandara Ahmad Yani Semarang, Jateng, Kamis (24/12/2020) sekitar pukul 13.15 Wib berhasil membongkar kasus penyelundupan ratusan burung lewat jalur udara. Belasan sangkar besi dari 800 ekor lebih burung kacer diterbangkan dari Bandara Hang Nadim, Kepri, Batam menggunakan pesawat Lion Air JT 272 tujuan Semarang.

Heri T Wibowo selaku Stakeholder Relation Manager Bandara Ahmad Yani Semarang membenarkan terkait adanya penangkapan disertai penyitaan ratusan burung kacer tersebut. Dijelaskan Heri bahwa hasil pemeriksaan tim, pengangkutan burung kacer itu hanya dilengkapi dokumen karantina hewan tanpa dilengkapi dokumen Surat Izin Angkut Satwa Dalam Negeri (SIASDN). Burung itu memang kekurangan dokumen, sehingga oleh balai KSDA diperiksa.

Sedangkan terkait pengamanan tersebut, pihak BKSDA Semarang sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dan keterangan terkait tidak adanya kelengkapan dokumen yang dirasa kurang. Bahkan pihak yang bersangkutan saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.

BERITA REKOMENDASI