Tak Kantongi Izin, Kompetisi Ayam Jago ‘Bubar’

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Kompetisi adu ayam jago yang sedianya digelar di Gedung Olahraga Poncobudoyo, Sabtu (22/07/201) oleh Paguyuban Penggemar Ayam Jago Indonesia (PAPAJI) Cabang Boyolali terpaksa dibubarkan Polres Boyolali. 

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, Minggu (23/07/2017) menjelaskan, kompetisi ketangkasan ayam jago yang diikuti 120 peserta dari berbagai wilayah tersebut terpaksa harus dihentikan karena belum mengangtongi ijin dari Polda Jateng. "Penertiban dan pembubaran tersebut karena panitia tidak mengantongi ijin dari Polda karena peserta yang hadir ada yang dari luar wilayah Boyolali," terang Kapolres. 

Selain masalah izin, kata Kapolres penertiban dilakukan karena dikuatirkan akan mengganggu keamanan  asyarakat. Hal itu terbukti dari adanya penolakan dari berbagai elemen dan ormas masyarakat. Selain penolakan secara lisan yang disampaikan langsung ke pihak keamanan, penolakan juga disampaikan melalui pemasangan spanduk.

Sebelumnya, Ketua PAPAJI Pengcab Boyolali, Herlani Qasim menerangkan, kompetisi ayam jago ini digelar untuk menghilangkan stereotip di masyarakat bahwa hobi ayam jago melulu berkaitan dengan judi. Kompetisi juga dilakukan sebagai bentuk keprihatinan bahwa memang ada penghobi ayam jago yang terjerumus dalam judi sabung ayam. Sehingga adanya kompetisi ini diharapkan bisa mengarahkan hobi ayam jago ke arah yang positif. (R-11)

BERITA REKOMENDASI