Tak Kunjung Sembuh Dari Sakit, Paranormal Dibunuh

KENDAL, KRJOGJA.com – Sugeng Raharjo (35) warga Kelurahan Klidang Los Kabupaten Batang tewas ditangan pasiennya. Dw warga Batang adalah pasien korban, karena keluhan pada perut sehingga mempercayakan kepada korban untuk terapi penyakitnya. Namun terapi dijalankan dan biayapun semakin tinggi hingga mencapai Rp 150 Juta, namun tidak juga kunjung sembuh.

Penyakit tidak kunjung sembuh dan biaya terus malambung membuat Dw semakin berprasangka jika korban menipunya. Hingga suatu ketika DW menemui Wi Kamis (7/9/2017) dan meminta untuk menagih uang sebesar Rp 55 Juta dan meminta biaya pengobatan sebesar Rp 150 juta karena sakitnya tak juga sembuh. Keinginan tersebut disambut Wi untuk segera mempertemukanya dengan korban.

Keesokan harinya dw membuat janji dengan korban Sugeng Raharjo bertemu di jaan raya Batang dekat dengan pabrik terkstil. Kaduanya bertemu namun terlebih dahulu Dw memberitahukan Wi jika dirinya akan bertemu korban dan akan dibawa ke RM Duren Jati yang berada di Desa Darupono Kecamatan Kaliwungu.

Wi pun sudah menyiapkan teman-temanya Fa, Ar, Su, Dd, Ku dengan menggunakan mobil sewaan milik Yudi yang beralamat di Desa Kertosari Kecamatan SIngorojo. Seperti sudah direncanakan beberapa peralatan dibawa seperti tali warna biru, botol minuman dan juga gunting.

Korban saat sampai di Depan RM Duren Jati diturunkan oleh Dw sementara Mobil Wi berada dibelakangnya sehingga saat korban diturunkan dari sepeda motor tidak lama kemudian Korban dimasukan mobil oleh para pelaku.

Dalam reka ulang yang digelar Satreskrim Polres Kendal Senin (25/9/2017) tampak Ku, SU dan Fa memaksa korban untuk masuk kedalam mobil. dan langsung dibawa ke Boja. Dalam perjalanan korban memberontak dan kemudian oleh Dd dijerat dengan tali dilehernya. Tetan juga memberontak akhirnya Ar memukul korban dengan menggunakan botol.Tidak juga diam, Fa yang duduk di sebeah kiri korban langung menusuk bagian leher dengan menggunakan gunting. Saat itulah orban tak brdaya dan bersimbah darah.

Sesampainya di Desa Meteseh, Su bertukar tempat dengan Dw yang tadi menggunakan sepeda motor Honda Vario dan masuk ke mobil. Perjalanan dilanjutka ke Temanggung, namun saat di Desa Bejen Ar dan Dd memasukan kirban ke dalam karung. Lalu dengan dibantu Ku, korban dibuang ke Kebun Karet Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung.

Usai korban dibuang Dw memberikan upah kepada para pelaku Ku sebesar Rp 500 ribu, Fa sebesar Rp 150 ribu, AR sebesar Rp 450 ribu, SU sebesar Rp 500 ribu dan Dd sebesar Rp 500 ribu.

Kasatreskrim POlres Kendal AKP Aris Munandar kepada wartawan mngetakan motif pembunuhan adalah karena korban sebagai paranormal tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik sementara Dw sebagai pasien sudah mengeluarkan uang yang banyak untuk berobat.

"Korban dibuang ke kebon karet karena para pelaku ketakutan harus membuang korban yang sudha tewas ini dibuang," ujar Aris Munandar.

Korban menurut Kasatreskrim sudah dibunuh didalam mobil dalam perjalanan Boja hingga Bejen Temanggung. Pelaku menurutnya akan dikenakan pasal 340, 338 170 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun. (Ung)

BERITA REKOMENDASI