Terbujuk Omongan ‘Orang Pintar’, Bapak dan Anak Masuk Penjara

BANTUL, KRJOGJA.com – Perkelahian dalam keluarga tidak bisa dihindari lantaran dipicu soal hilangnya uang Rp 20 juta. Peristiwa yang terjadi di Gadingharjo Kecamatan Sanden Bantul sudah dilaporkan ke Polsek Sanden Polres Bantul Polda DIY. Akibat dari peristiwa tersebut korban Sariyanto (37) mengalami luka dikepala dan retak pada bagian tulang rusuk. Sebagaimana diketahui kasus penganiayaan tersebut terjadi Jumat pekan lalu di Dusun Karanganyar Gadingharjo Sanden Bantul.

Korban Sariyanto, Senin (27/7/2020) mengatakan, peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh terlapor Jn dan Fm bermula ketika hilangnya uang Rp 20 juta. Uang tersebut menurut korban milik menantu kakak iparnya. Setelah uang Rp 20 juta raib dari tempat penyimpanan. Pihak keluarga kemudian mencari ‘orang pintar’ atau dukun untuk mengetahui dalang dibalik pencurian itu. Dari orang pintar tersebut didapat informasi pelaku pencurian masih orang dekat keluarga tersebut.

Merasa disudutkan, korban berusaha memberikan klarifikasi jika modal usaha membuat batako dari orang tua bukan dari hasil mencuri. Agar permasalahan jelas, korban Jumat malam pekan lalu menemui kakak iparnya. Dalam pertemuan itu, justru terjadi cek-cok dan berujung perkelahian. korban mengatakan tidak melawan mengingat perselisihan terjadi dalam lingkup keluarga.

BERITA REKOMENDASI