Terjatuh Saat Beraksi, Polisi Lacak Rumah dengan HP Pelaku

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Akibat telepon genggam miliknya terjatuh saat beraksi, Widianto (19) pelaku jambret di Desa Kalijaran Kecamatan Karanganyar Purbalingga tertangkap hanya dalam hitungan jam setelah beraksi. 

"Saat menjambret tas korban, tersangka tidak menyadari telpon genggamnya terjatuh. Dengan telepon itu polisi melacak alamat rumah pelaku," tutur Wakapolres Purbalingga, Kompol Widodo Ponco Susanto, saat press conference, di Mapolres Purbalingga, Kamis sore (31/10/2019). 

Ponco yang didampingi Kasubag Humas Polres Iptu Widiastuti menyebutkan, Widianto melakukan aksinya di jalan desa Kalijaran, Sabtu (26/10/2019) sekitar pukul 18.30 WIB. Di jalan desa yang sepi itu Arum Sulastri (19) warga Desa Kaliori Karanganyar tengah melintas dengan sepeda motornya. Dari belakang, pelaku yang mengendarai sepeda motor memepet korban sambil menarik tasnya.

Sempat terjadi saling tarik menarik  hingga tas itu jatuh. Pelaku mengaitkan kakinya ke tali tas itu dan tancap gas. Saat itulah telepon genggam pelaku yang berada di saku celana terjatuh.

Petugas Polsek Karanganyar yang dilapori korban melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dengan telepon genggam pelaku, polisi mengontak isterinya sehingga diketahui alamat rumahnya di rumahnya di Desa Tlahab Kidul Karangreja.

"Pukul 23.00 WIB atau kurang dari 5 jam pelaku berhasil ditangkap," ujar Ponco.

Sebelum menjambret, pelaku sempat minum minuman keras. Karena merasa kurang dan tidak punya uang untuk membeli minuman keras, pelaku nekad menjambret.

Bersama tersangka diamankan pula barang bukti berupa satu sepeda motor Honda Beat Nopol R 4254 UL yang digunakan saat beraksi, satu tas dan uang tunai Rp 100 ribu.

"Tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun," ujar Ponco.  (Rus)

BERITA REKOMENDASI