Ternyata Ini Alasan Dua Pemuda Ini Bacok Polisi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dua pemuda asal Sumenep Madura sejak Minggu (3/9/2017) terpaksa merasakan dinginnya jeruji besi Mapolres Sleman. Pemuda berinisial YS (27) dan RN (19) harus berurusan dengan polisi lantaran melakukan pembacokan pada dua penegak hukum saat sedang dalam keadaan mabuk.

Kapolres Sleman AKBP Burkhan Rudy Satria kepada wartawan Senin (4/9/2017) mengatakan kejadian penyerangan pada dua polisi Polsek Gamping terjadi pada Sabtu (2/9/2017) dinihari lalu. Saat itu kedua tersangka melanggar lampu lalu-lintas dan mengayun-ayunkan pedang di kawasan Godean.

"Kedua tersangka ini ternyata dalam keadaan mabuk saat kejadian dan muncul keberanian yang ternyata di bawah kesadaran mereka sehingga menyerang polisi. Kami tegaskan dan pastikan juga kejadian ini bukan serangan terorisme," terangnya.

Setelah dilakukan pendalaman, kedua tersangka diketahui merupakan warga asli Sumenep Madura yang memang tinggal di wilayah Sleman. "Satunya merupakan karyawan swasta inisial YS dan mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta inisial RN," sambungnya.

Kini, kedua tersangka ditahan di Mapolres Sleman untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari kedua tersangka, polisi mengamankan sebilah pedang dan celurit yang digunakan untuk melakukan aksi kekerasan.

"Atas perbuatan tersebut kami kenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," pungkas Kapolres. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI