Tersangka Berdalih Membantu Kakaknya

BANTUL, KRJOGJA.com – Tersangka kasus perampokan di Perumahan Sinar Soto Sawah Ngestiharjo Kasihan Bantul sama sekali tidak berniat menjadikan tindakan melanggar hukum itu sebagai pekerjaan. Semua dilakukan karena beban hidup yang kian berat. Tetapi dalam kasus yang membelit As lain lagi, tindakan nekat melakukan perampokan dengan cara masuk di rumah  Sunarjoga Darma Budi  karena ingin membantu kakaknya yang baru dibekap penyakit kanker.

"Bukan bermaksud ingin menjadikan tindakan melanggar hukum sebagai pekerjaan dan mendapatkan hasil cepat. Semua karena saya tidak tega melihat saudara kandung sendiri terserang kanker, intinya ingin membantu," ujarnya warga Turusan  Banyuraden  Gamping Sleman ini, Minggu (2/7/2017).

Namun setelah aksi nekatnya gagal total dan bahkan harus siap -siap menghuni sel tahanan. Lelaki bertubuh gempal tersebut  berjanji tidak akan pernah mengulangi  perbuatannya. Karena lelakil 26 tahun itu menyadari tindakannya tidak saja mencoreng muka dirinya sendiri. Namun keluarga besarnya juga harus ikut menanggung malu yang tidak terkira. "Peristiwa ini adalah cobaan dari Yang Maha Kuasa sekaligus jadi bahan evaluasi terhadap apa yang sudah saya lakukan ," ujarnya.

Dalam kasus tersebut As mengaku hanya diajak oleh rekannya Yt yang sekarang ini masih menjadi buruan Buser Polsek Kasihan Bantul. Sebagaimana diketahui kasus perampokan yang dilakukan As dan Yt tersebut menjadi sangat menonjol lantaran dilakukan ketika umat Islam sedang merayakan Lebaran 1438 H. Tidak tanggung tanggung dalam sehari duet ini menyatroni dua rumah sekaligus di daerah Ngestiharjo Kasihan Bantul. Namun belum sempat menikmati hasil tindak kejahatannya, As dibekuk warga di Perum Sinar Soto Sawah Ngestiharjo Kasihan Bantul. Tidak hanya itu, tersangka juga makin tersiksa setelah massa tanpa ampun menghajarnya secara membabi buta. Kanit Reskrim Polsek Kasihan AKP Endro Prasetyandoko SH mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut . Termasuk melakukan perburuan pelaku berinisial Yt warga Ngestiharjo yang kabur setelah kejadian itu.

Kapolres Bantul Imam Kabut Sariadi SIK MM mengatakan, untuk gangguan keamanan dan ketertiban dimasyarakat jauh berkurang. Karena untuk sekarang ini laporan yang masuk lebih banyak kasus penipuan , penggelapan serta kasus kecil kecil lainnya.(Roy)

 

BERITA REKOMENDASI