Tersangka Berusaha Empat Kali Gugurkan Kandungan

BANTUL, KRJOGJA.com – Petugas gabungan Polres Bantul dan Polsek Kretek Bantul  berhasil mengamankan dua tersangka percobaan pembunuhan terhadap mahasiswi UNS, Sp warga Gatak Jotangan Bayat Klaten. Tersangka Ab (20) warga Pandanrejo Banyuripan Bayat Klaten dan Yr (20) warga Mejan Bayat Klaten diamankan  petugas gabungan di daerah Aji Barang  Banyumas.  

Tersangka Ab dan Yr merupakan otak percobaan pembunuhan terhadap Sp dengan cara didorong dari atas Jembatan Kretek Bantul. Tindakan nekat kedua tersangka lantaran tidak siap Sp sudah hamil 30 minggu.  Lebih ironis lagi tersangka Ab  merupakan guru  mata pelajaran agama sebuah SD di Klaten. 

Hingga kini  tersangka Ab dan Yr masih menjelani pemeriksaan intensif di Reskrim Polsek Kretek.  Polisi menyita barang bukti Suzuki Satria FU milik tersangka, handphone dan Honda Supra Nopol AD 3389 ES milik Sp.

BACA JUGA :

Miris..Ini Cerita Septiana Sebelum Didorong Pacarnya dari Jembatan Kretek

Pelaku Pendorong Mahasiswi Hamil di Jembatan Kretek Ternyata Pacar Korban

Waka Polres Bantul  Kompol Mariska  Fendi Susanto  SH SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo SH SIK, dan Kasubag Humas  Polres Bantul AKP Sulistiyaningsih, Selasa (30/01/2018) menjelaskan motif dalam kasus tersebut  lantaran Ab tidak siap kekasihnya tersebut  sudah hamil. Setelah mengetahui pacarnya bebadan dua, Ab sebenarnya sudah berusaha menggugurkan kandungannya sejak usia kehamilan 12 minggu. 

"Rencana  jahat  Ab dan Yr  tersebut  tidak berhasil, sehingga kedua tersangka terus  berupaya  agar kehamilan Sp bisa digugurkan.  Baik Ab dan Yr sebelumnya pernah ada hubungan khusus dengan Sp,” ujar Mariska Fendi.

Waka Polres menjelaskanlantaran kehamilan Sp makin besar dan upaya menggugurkan kandungan  tidak berhasil,  Akhirnya  tersangka merencanakan  pembunuhan terhadap Sp dengan cara didorong dari atas Jembatan Kretek Bantul masuk ke Sungai Opak.  Namun usaha menghabisi nyawa Sp gagal lantaran bisa diselamatkan Tim Dayung  Bantul dan SAR Parangtritis Bantul.  (Roy)

BERITA REKOMENDASI