Tidak Punya Uang, Mahasiswa Sikat Laptop

BANTUL (KRjogja.com) – Tim Buser Polsek Banguntapan Bantul mengamankan Mh (20) asal Nusa Tenggara Barat setelah ketahuan menggasak  laptop milik  Maksimus (19) asal Nusa Tenggara Timur. Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti laptop hasil curian. Kini kasus pencurian yang dilakukan mahasiswa di Yogyakarta itu masih didalami penyidik. Sementara  Mh mengaku terpaksa mencuri lantaran tidak punya uang untuk memenuhi kebutuhan kuliah.

Kapolsek Banguntapan Bantul, Kompol Suharno SH, Rabu (21/12/2016)  mengatakan, kasus pencurian tersebut bermula ketika korban kedatangan tersangka. Setelah itu korban pergi kuliah, sementara kunci  kos-kosan milik korban justru diambil dan disembunyikan. Setelah pulang kuliah  korban menyadari kuncinya hilang dan langsung dicari penggantinya. Setelah itu korban datang dan mengajak karibnya itu untuk main dikosnya. Setelah sampai dikos, malam itu tersangka pamit untuk mencari makan.

Dengan modal kunci ditangan,setelah makan Mh  memutuskan  datang ke  kos korban di daerah Kanoman Banguntapan Bantul untuk menggasak laptop. Setelah barang curian ditangan langsung dijual di Babarsari seharga Rp 1,1 juta.

“Tersangka kan sebelumnya sudah mengambil kunci,  selanjutnya malam itu korban yang berada ke kos tersangka. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk mengambil laptop, “ jelas Suharno.

Dijelaskan mereka berdua teman baik satu kampus disebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Sementara tersangka mengatakan terpaksa mencuri karena tidak punya uang. (Roy)

BERITA REKOMENDASI