Tiga Tahun Buron, Penganiaya Sertu Sriyono Disidang

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Pelaku penganiayaan terhadap prajurit Kodim 0734 Yogyakarta, Serka Sriyono (saat peristiwa terjadi berpangkat Sertu), Id (25) warga Bantul akhirnya duduk di kursi pesakitan PN Yogya, Kamis (08/09/2016). Terdakwa menjadi buronan Polisi selama tiga tahun dan sempat kabur di Jakarta.

Jaksa Sarwoto SH mengungkapkan, terdakwa bersama Januarius Ponis Putra alias Iyan, Sulhan Makmun, Zaenal Arifin, Marchelius Bingu (sudah divonis) pada 20 Maret 2013 melakukan pembacokan terhadap mantan prajurit Kopassus tersebut di depan Kantor OTO Finance Jalan Dr Sutomo Yogyakarta. Saat itu terdakwa akan membantu Marcel mengeluarkan motor yang ditarik OTO Finance.

"Kemudian korban datang dan terlihat cekcok dengan Marcel. Marcel kemudian mengeluarkan sajam dan diacung-acungkan ke korban. Setelah itu terdakwa dan teman-temannya mengejar korban," ungkapnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Suryanto SH MH.

Begitu tertangkap, korban dikeroyok oleh terdakwa dan teman-temannya. Akibatnya korban mengalami luka karena dibacok, dipukul pakai knalpot, cor konblok. Sedangkan peran terdakwa dalam penganiayaan itu yakni melakukan pemukulan menggunakan helm terhadap korban.

"Setelah melakukan penganiayaan itu, terdakwa kabur ke Jakarta dan bekerja di sana. Merasa aman, terdakwa pulang ke Yogya, ternyata ditangkap polisi. Atas perbuatannya, terdakwa dengan Pasal 170 (2) ke-2 KUHP, 170 (2) ke-1 dan Pasal 170 KUHP," terangnya.

Id diamankan Polisi saat petugas menangkap belasan pemuda anggota Geng Qizruh saat berbuat onar di kawasan Sagan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Senin (20/06/2016). Setelah dilakukan pendataan ternyata Id yang selama ini menjadi target buruan Polisi termasuk salah seorang diantara belasan pemuda pemuda yang diamankan tersebut. (Sni)

 

BERITA REKOMENDASI