Toko Pupuk Terbakar Jelang Buka Puasa

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Toko Pupuk CV Tani Sukses di jalan Raya Kaliwungu Desa Krajan Kulon Kaliwungu Kendal ludes terbakar, Sabtu (10/06/2017) petang. Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di bagian tengah toko dan menjalar hingga meludeskan seluruh bangunan.

Api terlihat membesar hingga bagian atap toko distributor pupuk milik H Aspar, setengah jam menjelang waktu berbuka puasa. Pemilik toko yang sedang berada di depan rumah panik melihat api membesar membakar seluruh ruangan di dalam toko.

Beruntung sebuah mobil yang terparkir di dalam toko berhasil dikeluarkan warga sebelum api menghanguskan seluruh bangunan toko ini. Diduga api berasal dari hubungan arus pendek di dalam toko yang baru tutup ini.

Dua unit mobil pemadam kebakaran unit Kaliwungu dan Kota Kendal berupaya memadamkan api yang sudah membesar. Petugas harus berusaha keras melokalisir api, agar tidak merambat ke bangunan toko di sebelahnya.

Menurut warga sekitar api sudah membesar di bagian tengah toko. Pemilik toko dan penjaga bangunan sebelahnya diberitahu warga yang melintas jika api sudah terlihat di bagian atas toko.

“Saya dan Pak Aspar sedang ngobrol di depan tokonya tidak melihat api sudah membesar. Lalu ada orang lewat yang bilang kalau ada api diatap toko, sontak saya masuk ke toko dan melihat api sudah besar dari bagian tengah,” ujar salah seorang warga, Romdhon.

Warga yang melihat api sudah membesar kemudian mencoba melokalisir api, mengingat di belakang toko adalah rumah pemilik toko. Petugas pemadam kebakaran terpaksa menjebol pintu toko untuk menyemprotkan air, selang setengah jam kemudian api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Kaliwungu, AKP Nanung Nugroho mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. “Kalau kerugiannya ditaksir Rp 1 miliar karena did alam toko penuh dengan pupuk dan obat pertanian,” ujar Kapolsek.

Kerugian dari kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Akibat kebakaran ini arus pantura depan Pasar Pagi Kaliwungu macet hingga lima kilometer. (Ung)

BERITA REKOMENDASI