Trading Kripto Bodong Raup Rp 200 Miliar dari 2.800 Korban

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Kasus investasi bodong mengatasnamakan investasi mata uang kripto atau uang digital, dibongkar Polres Kebumen. Satu tersangka diamankan dengan jumlah korban mencapai 2.800 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Total uang yang masuk ke rekening tersangka kurang lebih Rp 200 miliar. Jumlah uang disetor oleh korban-korbannya, bervariasi dari Rp 1 juta hingga Rp 2 miliar,” ungkap Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin saat konferensi pers ungkap kasus trading yang mengandung tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan tersangka FT alias Fitri Crypto (36), Jumat (1/7/2022).

Tersangka FT, warga Desa Krandegan, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Modus kejahatannya dengan menjanjikan keuntungan 5% setiap 10 hari dari uang yang diinvestasikan kepadanya. Namun ternyata, keuntungan yang dijanjikan kepada investor, dibayar dari uang investor yang baru bergabung.

Untuk meyakinkan para korbannya, FT mengadakan gathering setiap 2 bulan sekali agar para investor lebih semangat lagi menyetor uang, dan mengajak orang lain bergabung. Pengakuan tersangka, sebagian uang investor, juga untuk membeli sejumlah properti seperti tanah dan ruko, serta barang-barang mewah.

BERITA REKOMENDASI