Tragis, Ibu Penjual Warung Makan Disekap di Kamar Mandi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Malang nian nasib wanita inisial NY (45) warga Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Korban diduga disekap di kamar mandinya oleh orang tak dikenal. Hal tersebut pelaku lakukan untuk melancarkan tindak kejahatannya.

Tidak cukup sampai di situ, pelaku bahkan mengancam akan menusuk leher korban menggunakan gunting jika melawan. Pelaku juga membenturkan kepala korban ke tembok hingga pingsan.

Ketika korban tidak sadarkan diri, pelaku langsung diikat kakinya dengan rafia, tangan dengan kain dan menyumpel mulut korban dengan celana dalam. Korban sadar setelah dua jam pingsan, kemudian minta tolong warga setempat.

Akibat peristiwa tragis tersebut, korban mengalami luka di bagian mulut dan pipi. Pelaku berhasil mengambil barang berharga korban seperti sepeda motor Zuzuki next, dua ponsel dan uang digondol pelaku.

Victorianus Dias artanto (55) warga setempat mengatakan, tidak menyangka peristiwa pencurian disertai penganiayaan tersebut terjadi.

Dijelaskannya, korban mempunyai sebuah warung makan, sebelum kejadian, kondisi sekitar banyak orang yang sedang nongkrong, bahkan lalu lintas juga masih sangat ramai.

"Kejadian pada Selasa 25 September (semalam) sekitar pukul 20.00 WIB," kata Dias penjual nasi goreng yang mangkal di depan warung makan korban saat ditemui di lokasi, Rabu (25/09/2019) sore.

Dian mengaku, menang sempat melihat pelaku keluar masuk warung makan korban, namun demikian, tidak menaruh rasa kecurigaan. Bahkan dari gerak gerik si pelaku, malah dikira suami korban.

"Saya tidak melihat wajah pelaku karena lampu sudah dimatikan. Pelaku juga sempat memasukan kursi yang ada di luar," ucapnya.

Dias menyayangkan tak mengetahui bahwa korban mengalami hal tragis tersebut. Setelah korban berhasil meloloskan ikatan kakinya dan keluar dari warung makan, saat itulah peristiwa tersebut terungkap.

Kepada Dias, Ny mengaku sebelum disekap pelaku datang ke warung berjalan kaki dan berbincang seperti biasa. Tak lama kemudian pelaku melakukan penyerangan tersebut. .

"Korbankan ibu-ibu, pasti kalah kuat, korban tidak bisa berkutik saat pelaku mengancam akan menusuk leher dengan gunting. Hingga akhirnya korban disekap," jelas Korban kepada Dias.

Atas kejadian tersebut korban langsung melapor ke Mapolsek Kalasan. Setelah mendapat laporan itu petugas lantas melakukan olah tempat kejadian perkara dengan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kasalan Iptu Sutarno.

"Sempat dilakukan olah TKP setelah kejadian. Saya lihat petugas juga mengamankan beberapa barang bukti dan meminta keterangan korban," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Pelaku juga sudah diamankan, petugas terpaksa menembak pelaku karena berusaha melarikan diri saat akan di tangkap," pungkasnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI