Tukang Becak Bunuh Diri Tidur di Rel

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Seorang pria paruh baya tewas tergilas kereta barang yang tengah melintas di rel kawasan Gedongtengen atau sekitar 300 meter sisi barat sebelum memasuki Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (25/09/2017) malam. Pria yang deketahui bernama Katiman (61) warga Purwodadi Jawa Tengah (Jateng) ini tewas seketika di lokasi kejadian dengan tubuh terpotong menjadi dua bagian. Diduga penarik becak ini sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara tidur di rel agar tubuhnya terlindas keret.

Kereta barang pengangkut semen dengan nomor KA 2748F jurusan Cilacap – Solo tersebut melintas dari arah barat menuju timur hendak masuk ke Stasiun Tugu Yogyakarata. Saat melintasi lokasi kejadian yakni di jalur Patukan – Yogyakarta km 541+6/7, masinis kereta bernama Hermawan Santoso melihat ada seseorang yang tiba-tiba tidur di rel kereta.

Karena kereta tengah melaju masinis tak bisa melakukan pengereman mendadak sehingga bagian lokomotif menindas tubuh Katiman. Kereta terus berjalan dan baru berhenti setelah memasuki di Stasiun Tugu.

Warga di sekitar lokasi yang melihat peristiwa tersebut segera mendatangi tempat kejadian. Di sana tubuh Katiman sudah ditemui dalam kondisi terpotong menjadi dua bagian sebatas pinggul yang saling terpisah sejauh kurang lebih 10 meter.

Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto mengungkapkan, sesuai standar operasional prosedur (SOP) masinis langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kepala stasiun terdekat. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi tempat kejadian dan berkoordinasi bersama petugas Kepolisian.

"Kami telah melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polsekta Gedongtengen, wilayah dimana tempat kejadian berada. Insiden tersebut tak sempat mengganggu jadwal kedatangan maupun keberangkatan kereta dari atau ke Stasiun Tugu," ungkap Eko Budiyanto kepada KRJOGJA.com, Selasa (26/09/2017).

Dari hasil penyelidikam sementara petugas Kepolisian, diduga Katiman sengaja melakukan aksinya itu alias bunuh diri. Keterangan para saksi yang mengenal Katiman menyatakan, penarik becak yang sering mangkal di kawasan Jlagran ini beberapa hari terakhir menceritakan bahwa dirinya sedang ada permasalahan keluarga.

"Diduga korban melakukan bunuh diri dengan cara tidur di rel. Setelah dilakukan olah TKP korban dibawa ke RS Sardjito dengan ambulan PMI," kata Kapolsekta Gedongtengen, Kompol Partono. (Van)

 

 

BERITA REKOMENDASI