Wanita Muda Otaki Sindikat Curanmor

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Petualangan Dev (32) warga Gendingan, Ngampilan, Yogyakarta berakhir di tangan tim gabungan Polisi. Wanita yang mengotaki serangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ratu curanmor tersebut ditangkap bersama dua orang partner kerjanya yang selama ini sukses menggondol beberapa motor di berbagai wilayah.

Ditangkapnya Dev bermula dari banyaknya laporan kehilangan sepeda motor yang masuk di Kepolisian. Setelah melakukan penyelidikan akhirnya dugaan petugas mengarah kepada sindikat curanmor yang melibatkan Dev.

Setelah melakukan pengejaran akhirnya Polisi berhasil menangkap Rud di wilayah Godean Sleman. Dari mulut pria ini akhirnya terungkap keterlibatan Dev beserta seorang pria bernama Son alias Kuncung.

Polisi terus mengejar Dev, namun karena licinnya wanita ini membuat petugas tak kunjung menangkapnya. Justru Polisi malah berhasil Kuncung terlebih dahulu di kawasan Kraton Yogyakarta.

Setelah diburu beberapa hari akhirnya tim gabungan Polisi berhasil menangkap Dev di belakang Kantor Kecamatan Ngampilan Yogyakarta. Dari tangan Ratu Curanmor ini petugas berhasil mengamankan Honda Beat AB-5643-XF dan dua buah plat nomor sepeda motor AB-6820-GF yang diduga palsu.

Kepada petugas Dev mengaku selalu berganti-ganti pasangan saat beraksi. Bersama Kuncung ia berhasil menggasak satu unit motor Yamaha Jupiter di kawasan sekitar Institut Seni Indonesia (ISI) Sewon Bantul dan bersama Rud ia menggondol Honda Beat di Gunung Sempu Kasihan Bantul.

Sindikat ini setidaknya telah menjual tiga unit motor yang mereka ‘lempar’ ke kawasan Muntilan Jawa Tengah. Dari mulut Dev terungkap masih ada dua nama yakni Don serta wanita berinisial Suc terlibat dalam sindikat ini yang hingga sekarang masih buron.

Kapolsekta Gondomanan, Kompol Riyanto yang turut mengerahkan angotanya dalam tim gabungan mengungkapkan, Dev serta Kuncung telah diamankan dan langsung diserahkan ke Polsek Godean. “Untuk di Kota (Yogyakarta) untuk sementara tidak ada TKP, yang ada di Kasihan dan Godean. Saat ini para tersangka dilimpahkan ke Polsek Godean,” tegasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI