Waspadai Tindak Kejahatan di Kos-kosan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Masalah keamanan dan kenyamanan kos-kosan mahasiswa menjadi perhatian khusus jajaran kepolisian, jelang segera digelarnya perkuliahan tatap muka (PTM). Bukan tidak mungkin para pelaku kejahatan akan memanfaatkan situasi, manakala kos-kosan kosong karena ditinggal kuliah. Kewaspadaan harus ditingkatkan, baik oleh para mahasiswa, warga, dan kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Depok Barat, Polres Sleman, Polda DIY AKP Amin Ruwito SE SIK, Sabtu (02/10/2021), terkait seringnya terjadi perkara pencurian di kos-kosan mahasiswa. Dijelaskan, pelaku pencurian, baik pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) acapkali beraksi ketika kos-kosan dalam keadaan sepi. Sebelum beraksi, pelaku pencurian biasanya terlebih dahulu melakukan ‘survei’ untuk memudahkan aksinya.

Tak sekadar mengincar barang-barang berharga yang ada di dalam kamar kos-kosan (laptop, televisi, dan kamera), pelaku pencurian juga mengincar sepeda motor yang diparkir di halaman kos-kosan. Karena itu, Amin Ruwito meminta para mahasiswa harus terlebih dahulu memastikan masalah keamanan sebelum meninggalkan kos-kosan.

“Khusus sepeda motor hendaknya dipasangi kunci pengaman agar tidak mudah menjadi sasaran pencurian,” ungkap Amin Ruwito.

BERITA REKOMENDASI