10 Hari Pascatest, Peserta dapat Ketahui Hasil UTBK

JAKARTA, KRJOGJA.com – Bagi peserta yang sudah melakukan pendaftaran dan sudah membayar serta mencetak kartu  Ujian Tulis Berbasis Komputer UTBK ,SBMPTN gelombang pertama dibuka mulai 1 Maret 2019 pukul 10.00 WIB hingga 24 Maret pukul 23.59 WIB dimohon segera mencetak kartu ujian.

Sepuluh hari kemudian siswa bisa melihat hasilnya,Demikian Ketua Lembaga test masuk perguruan tinggi (LTMPT)Ketua LTMPT, Ravik Karsidi, dalam keterangan persnya di Jakarta,Senin (4/2 2019). Pelaksanaan UTBK dilakukan beberapa kali dan hasilnya akan diinformasikan kepada peserta dan PTN tujuan.

"Pelaksanaannya dilakukan 24 kali dalam satu tahun, sepanjang periode Maret hingga Juni," kata Ravik.

Ravik menjelaskan, tidak ada tes berbasis kertas. Setiap siswa memiliki kesempatan dua kali untuk ikut tes. Setiap tes, akan dikenakan biaya Rp 200 ribu dan calon mahasiswa bisa memilih dua PTN.

Ditambahkannya, masing-masing PTN pada SBMPTN 2019 menentukan sendiri batas nilainya. Yang membedakan adalah kriteria khusus atau pertimbangan prestasi. Hal ini ditentukan oleh rektor PTN yang bersangkutan. "Untuk tahun depan akan diikuti 85 PTN dan dilakukan di daerah masing-masing," kata Ravik

Sedangkan pendaftaran UTBK SBMPTN gelombang kedua akan dilaksanakan tanggal 25 Maret-1 April 2019.

UTBK menjadi syarat wajib mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 karena pendaftar harus memiliki UTBK terlebih dahulu.

UTBK adalah sebuah ujian masuk perguruan tinggi yang dilaksanakan yang dilaksanakan secara elektronik menggunakan perangkat komputer oleh sebuah lembaga tes bernama LTMPT.

Ujian ini sifatnya wajib diikuti bagi setiap calon peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN 2019).

 

 

 

Terdapat dua jenis tes yang tersedia, yakni kelompok sains dan teknik (saintek) dan sosial humaniora (soshum).

Setiap peserta bisa mengikuti tes sebanyak dua kali, baik di jenis yang sama maupun berbeda, dengan membayar Rp 200.000 untuk sekali tes dan dapat dibayarkan melalui bank yang telah ditunjuk.

Masing-masing jenis tes terdiri dari dua aspek soal, Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik (TPA).

TPS mengukur kemampuan peserta dalam hal pengetahuan umum dan kognitif.

Sementara TPA menguji penguasaan peserta akan materi pelajaran yang sudah didapat semasa sekolah, sesuai dengan jenisnya masing-masing (saintek atau soshum). (Ati)

 

BERITA REKOMENDASI