11.000 Tentara Filipina Kepung Abu Sayyaf

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Ryamizard Ryacudu menilai Indonesia belum perlu mengirim pasukan TNI ke Filipina, untuk membebaskan 10 warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf. Menteri Pertahanan mengatakan saat ini sudah ada 11.000 tentara Filipina yang mengepung lokasi penyanderaan di Pulau Sulu.

"Sekarang sudah 10.000 lebih pasukan, mungkin 11.000. Kita mungkin akan mengimbangi saja. Kalau banyak-banyak pasukan kan enggak efektif," kata Ryamizard.

Menhan percaya, cepat atau lambat pemerintah dan tentara Filipina bisa membebaskan sandera. Pembebasan memang harus dilakukan hati-hati sehingga tak ada sandera yang tewas.

"Kita menunggu ya. Ini kan sudah dikepung, sudah masif 11.000 pasukan, kita menunggu waktu yang tepat. Nanti langsung dipimpin Presiden Filipina," kata Ryamizard. (*)

BERITA REKOMENDASI