12.629 Narapidana Dapat Remisi Natal

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan Remisi Khusus (RK) Natal Tahun 2019 kepada 12.629 narapidana beragama Kristen. Sebanyak 166 narapidana di antaranya langsung bebas berkat remisi natal.

"Kami meyakini bahwa pemberian remisi khusus Natal ini dapat memotivasi Narapidana untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami.

Sementara itu, kata Sri Puguh, sebanyak 12.463 orang mendapatkan pengurangan sebagian masa pidana. Dengan rincian 2.704 orang mendapat remisi 15 hari, 7.895 orang mendapat remisi 1 bulan, 1.507 menerima remisi 1 bulan 15 hari dan 357 menerima remisi 2 bulan. 

Saat ini narapidana beragama Kristen di seluruh Indonesia berjumlah 18.900 orang. "Untuk remisi khusus Natal ini kami harapkan bisa menambah rasa suka cita mereka menyambut perayaan Natal sehingga termotivasi untuk berubah dan menambah rasa syukur atas karunia-Nya," ujarnya.

Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Yunaedi mmengungkapkan bahwa usulan RK Natal Tahun 2019 terdiri atas 3.428 orang terkait 34A ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012, 67 orang terkait Pasal 34 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006 dan 9.134 terkait Tindak Pidana Umum.

Yunaedi mengatakan pemberian RK Natal ini juga berhasil menghemat biaya makan narapidana sebesar Rp6,3 miliar. "Semua proses pemberian remisi ini dilakukan transparan melalui Sistem Database Pemasyarakatan," ujarnya.

Berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan tertanggal 23 Desember 2019, jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia mencapai 269.924 orang, dengan rincian sebanyak 202.690 Narapidana, 64.512 tahanan dan 2.722 Anak. (*)

BERITA REKOMENDASI