15 Letusan Anak Krakatau Setinggi di Atas 200 Meter

Editor: Ivan Aditya

BANTEN, KRJOGJA.com – Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami letusan dengan ketinggian 200-3.000 meter sebanyak 15 kali sejak Jumat (28/12/2018). Hal itu berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan pada pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Secara visual gunung jelas hingga kabut dengan skala 0-III.

"Teramati 15 kali letusan dengan tinggi 200-3.000 meter dan warna asap hitam," kata Kasubdit Mitigasi Bencana Geologi wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM Kristianto.

Berbeda dengan kemarin, hari ini Anak Krakatau tidak menimbulkan dentuman dan tak terlihat ada petir yang menyambar-nyambar. Kristianto menambahkan, aktivitas vulkanik siang hingga sore ini tidak disertai awan panas.

"Asap letusan tidak berlanjut, teramati tipe letusan Surtseyan [lava dan magma langsung bertemu air laut]. Pada saat tidak ada letusan, puncak Gunung Api Anak Krakatau tidak terlihat lagi," jelas dia.

Kristiyanto menyebut status Anak Krakatau masih di Level III (Siaga). Peringatan aktivitas vulkanik untuk penerbangan atau Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) masih berada di zona oranye atau belum berbahaya. (*)

BERITA REKOMENDASI